Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB
Persija resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka. Eks pemain J1 League itu dikontrak dua musim untuk memperkuat lini tengah Macan Kemayoran. [Dok. Persija]
  • Kyohei Yoshino sukses menjalankan peran bek kanan Persija Jakarta saat menghadapi Persib Bandung.

  • Pelatih Shin Tae-yong memanfaatkan kemampuan fleksibel Yoshino untuk memperkuat koordinasi lini belakang tim.

  • Yoshino tercatat telah mengisi dua posisi berbeda pada dua pertandingan awal Super League 2026/2027.

Suara.com - Kyohei Yoshino mulai menunjukkan kualitasnya sebagai pemain serbaguna di Persija Jakarta. Pemain asal Jepang tersebut mampu menjalankan tugas di posisi berbeda dalam dua laga awal Super League 2026/2027.

Yoshino sejatinya direkrut Persija untuk mengisi sektor gelandang. Namun, kebutuhan tim membuat Shin Tae-yong memberikan peran berbeda kepada pemain tersebut.

Saat menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026), Yoshino dipercaya tampil sebagai bek kanan.

Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027 [Dok Persija]

Keputusan tersebut berbuah positif. Selama 56 menit bermain, Yoshino tampil disiplin dalam mengawal sisi kanan pertahanan Persija. Ia juga mampu meredam pergerakan Mariano Peralta yang menjadi salah satu ancaman Persib.

Kemampuan Yoshino membaca arah serangan dan menjaga posisi membuat Persija memiliki opsi tambahan di lini belakang. Padahal, posisi bek kanan sebenarnya sudah memiliki beberapa pemain yang bisa diandalkan.

Persija mempunyai Fajar Fathurrahman, Rio Fahmi, hingga Kerim Memija. Namun, Shin Tae-yong tetap memilih Yoshino untuk mengisi posisi tersebut saat menghadapi Persib.

Keputusan itu tidak lepas dari kemampuan Yoshino yang dapat bermain di beberapa posisi. Selain gelandang bertahan, pemain Jepang tersebut juga bisa ditempatkan sebagai bek tengah maupun bek sayap.

“Terkait Yoshino (ditempatkan sebagai bek kanan), karena dia memiliki kemampuan bertahan baik sebagai gelandang bertahan, bek tengah, maupun bek sayap,” tutur Shin Tae-yong.

“Bagaimanapun juga, Yoshino ditempatkan di posisi bek sayap untuk memberikan rasa aman di lini pertahanan,” lanjutnya.

Kemampuan tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak pertandingan pertama Persija di Super League 2026/2027. Ketika menghadapi Borneo FC, Yoshino dimainkan sebagai bek sayap kiri untuk menggantikan Rio Fahmi.

Artinya, dalam dua pertandingan awal musim ini, Yoshino sudah menjalankan peran di posisi yang berbeda. Kondisi tersebut menunjukkan fleksibilitas yang dimiliki pemain asal Jepang tersebut.

Bagi Shin Tae-yong, kehadiran pemain seperti Yoshino tentu memberikan lebih banyak pilihan dalam menentukan komposisi tim. 

Ketika Persija mengalami masalah di sektor tertentu, sang pelatih memiliki opsi untuk menggeser Yoshino tanpa harus mengubah struktur permainan secara besar-besaran.

Dengan kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan, bek tengah, dan bek sayap, Yoshino berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Persija sepanjang musim 2026/2027.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com