Suara.com - Konfederasi sepak bola Brasil (CBF) pada Minggu (15/3/2020) waktu setempat mengumumkan untuk menunda semua pertandingan sepak bola di negara Amerika Selatan itu karena pandemi virus corona.
CBF sebelumnya sempat menunda penangguhan total, dengan memerintahkan pada Jumat (13/3/2020) untuk memainkan laga di stadion tanpa penonton di dua kota terbesar negara itu, Sao Paulo dan Rio de Janeiro.
Namun, akhirnya mereka mengikuti langkah dari liga-liga dunia lainnya, untuk menunda musim liga karena kekhawatiran wabah virus corona. Musim liga tahun ini akan digelar kembali hingga ada pemberitahuan selanjutnya.
"Kami sadar dan menerima tanggung jawab yang dimiliki dunia sepak bola dalam memerangi penyebaran COVID-19 di Brasil," kata presiden CBF Rogerio Cabolco dalam pernyataan resmi seperti dikutip Antara dari AFP, Senin (16/3/2020).
"CBF akan tetap menjaga komunikasi dengan menteri kesehatan, bekerja sama untuk membantu negara dan olah raga ini mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi ini."
Sejumlah pertandingan utama telah dimainkan tanpa penonton akhir pekan lalu di Brasil, termasuk derbi Sao Paulo-Santos.
Berita Terkait
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia
-
Piala Dunia 2026 Belum Kick-off, Timnas Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030!
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?