Suara.com - Gelandang Persija Jakarta Sandi Sute mengaku sedih jika kompetisi ditunda hingga 29 Mei 2020. Bahkan, PSSI berencana menghentikan kompetisi, baik itu Liga 1 atau Liga 2, jika penyebaran virus corona di Indonesia belum juga bisa diatasi.
Sebagaimana diketahui, dalam putusannya PSSI menunda kompetisi hingga 29 Mei mendatang. Keputusan itu sejalan dengan edaran pemerintah terkait darurat COVID-19.
Sandi mengaku sedih dengan keadaan Indonesia saat ini. Namun, demi kebaikan bersama eks penggawa Borneo FC itu mengaku mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.
"Sebagai pesepakbola pastinya sedih. Hanya saja ini semua demi kebaikan kita bersama, demi kesehatan orang banyak," kata Sandi Sute.
"Saya hanya berharap semoga COVID-19 ini bisa segera berakhir dan kita bisa berkompetisi lagi di liga. Aamiin," jelasnya.
Dalam putusan PSSI itu juga disebut, klub dibolehkan membayar maksimal gaji pemain maksimal 25 persen untuk periode Maret-Juni. Terkait hal ini, pemain asal Palu itu belum mau berkomentar.
"Kalau untuk permasalahan itu, saya no comment dulu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Jadwal Padat Tak Goyahkan Persija, Tetap Bidik Tiga Poin di Markas Malut United
-
Persija Siap Hancurkan Rekor Kandang Malut United Demi Takhta Juara Super League 2025/2026
-
Alaaeddine Ajaraie Ungkap Rahasia Gacor Bersama Persija Jakarta Berkat Berkah Ibadah Puasa Ramadan
-
Head to Head Malut United vs Persija Jakarta di BRI Super League 24 Februari 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17