Suara.com - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak menyoroti penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang dinilainya masih jauh dari memuaskan. Hal ini disampaikan Hodak saat berbincang dengan Sporstke Novosti, media dari negara asalnya, Kroasia.
Hodak menjelaskan, ada beberapa hal yang sulit dikendalikan pemerintah Indonesia dalam penanganan COVID-19.
Seperti pemerintah mengharuskan masyarakat tetap di rumah, sementara masih banyak orang yang mengais penghasilan harian.
"Ada masalah besar di Indonesia yang tidak bisa diselesaikan pemerintah. Ada terlalu banyak orang miskin yang hidup dari upah harian," kata Hodak.
"Orang-orang ini tidak punya tabungan, mereka tidak bisa di rumah saja. Mereka harus bekerja setiap hari untuk bertahan hidup. Jika mereka tidak memiliki makanan, mereka akan mulai kerusuhan, mereka akan masuk ke toko untuk mendapatkan makanan," celoteh pelatih berusia 48 tahun itu.
Mantan pelatih Johor Darul Ta'Zim itu pun mengaku ragu soal berapa banyak pasien positif COVID-19 sudah mendapat perawatan di rumah sakit.
"Saya bahkan tidak yakin berapa banyak orang Indonesia yang memiliki akses ke rumah sakit, dan bahkan berapa banyak tes yang dapat mereka lakukan untuk COVID-19," tutur Hodak.
"Untungnya bagi kami warga Kroasia, Duta Besar Nebojsa Koharevic selalu membagikan semua informasi yang relevan sepanjang waktu. Jadi, kami siap untuk semuanya," imbuh pelatih bertubuh tambun itu.
Lebih lanjut, Hodak tidak yakin kompetisi sepakbola Indonesia, termasuk tentunya Liga 1 2020, akan bergulir lagi dalam waktu dekat.
Baca Juga: Arsenal Bakal Lepas Mkhitaryan ke AS Roma Secara Permanen
"Kompetisi (Liga 1 2020) telah ditangguhkan hingga 29 Mei, tetapi saya ragu akan ada sepakbola sebelum September ini. Di Indonesia, banyak orang tidak menyadari apa yang terjadi, banyak yang hidup seolah-olah itu bukan keadaan darurat," tukas Hodak.
"Untungnya, suhu di sini terus-menerus di atas 30 derajat Celcius. Sehingga virus tidak bisa bertahan lama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Bojan Hodak Tinggalkan Persib, Kasih Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
-
Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit
-
Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara
-
Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z
-
Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?
-
Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari
-
Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian
-
Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja