Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali kembali berdiskusi dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk membahas persiapan Piala Dunia U-20 2021, Selasa (5/5/2020).
Beberapa hal dibahas di pertemuan ini. Termasuk persiapan yang terganjal karena adanya wabah virus corona.
"Kami sudah berkomunikasi dengan Ketum PSSI tentang persiapan Piala Dunia U-20 yang rencananya akan dilakukan pada tahun 2021 di Indonesia. Kita diskusikan tentang kondisi pandemi COVID-19 yang menghentikan seluruh kegiatan sepak bola di tanah air termasuk pelatnas Timnas yang kita sedang persiapkan untuk U-20 ini," kata Menpora.
"Kita juga mendiskusikan persiapan infrastruktur. Selain itu juga kita diskusikan tentang kapan seharusnya pelatnas ini dimulai lagi serta berbagai hal yang terkait dengan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia," ia menambahkan.
Amali mengatakan sulit melakukan persiapan di tengah pandemi saat ini. Apalagi menggelar pemusatan latihan timnas Indonesia sebagai upaya mempersiapkan diri jelang Piala Dunia U-20 2021.
"Memang belum bisa kita putuskan kapan akan dimulai, kita akan menyesuaikan dengan keputusan gugus tugas COVID-19 kapan diizinkan untuk kegiatan sudah boleh diadakan," ujarnya.
"Kondisi yang kita hadapi adalah waktu ideal yang dibutuhkan untuk recovery pemain yang sudah lama istirahat dari pelatnas sementara kompetisi yang dibutuhkan pemain untuk mengasah keterampilannya pun terhenti," ucapnya.
Oleh karena itu, menpora dan Iriawan sepakat untuk menunggu instruksi dari pemerintah. Mereka tidak mau salah langkah dengan mengambil keputusan.
"Saya dan Ketum PSSI berkesimpulan akan mengikuti keputusan Pemerintah tentang penanganan COVID-19 ini, Kami sepakat untuk tidak akan melanggar itu," pungkasnya.
Baca Juga: Kekasih Cristiano Ronaldo Dirumorkan Hamil Lagi, Anak Perempuan?
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan