Suara.com - Gelandang bertahan Bali United Brwa Nouri angkat bicara mengenai kondisinya saat ini setelah hampir dua bulan menetap bersama keluarganya di Swedia. Seperti diketahui, Nouri memilih pulang ke tempat keluarganya di Swedia sejak akhir bulan Maret lalu, akibat pandemi virus corona COVID-19.
Menurutnya, situasi di Swedia sedang tidak baik, namun semua orang bekerja sama untuk memutus penyebaran COVID-19 dengan menjaga social dan physical distancing.
Pemain berusia 33 tahun itu juga menjaga kesehatan dan kebugaran.
"Situasi di sini (Swedia) masih belum baik. Tetapi pemerintah dan masyarakat dapat mengatur situasi ini," kata Nouri dikutip dari laman resmi klub, Jumat (15/5/2020).
"Masyarakat di sini bebas beraktivitas tetapi tetap menjaga diri dan kesehatan mereka. Saya pun juga memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama berada disini," Nouri menambahkan.
Pemilik nomor punggung 6 ini berharap kompetisi di Indonesia dapat kembali terlaksana. Nouri pun berharap pandemi corona segera berakhir.
"Saya berharap dengan sepenuh hati agar kompetisi dapat kembali berjalan. Yang paling penting adalah masyarakat dapat selamat dan fokus pada kesehatan semua orang," ucap pemain kelahiran Iran itu.
"Semoga situasi saat ini bisa pulih dan aktivitas kembali normal," pungkasnya.
Baca Juga: Ledakan Dahsyat di Ponorogo Sisakan Lubang Sedalam 10 cm, Diameter 30 cm
Berita Terkait
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
Bangkit dari Tiga Kekalahan, Bali United Bidik Tiga Poin Kontra PSIM Yogyakarta
-
PSIM Yogyakarta Hampir Full Team Lawan Bali United, Donny Warmerdam Siap dari Bangku Cadangan
-
PSIM Yogyakarta Makin Lengkap, Pemain Keturunan Belanda Disiapkan Lawan Bali United
-
Bali United Kebobolan 10 Gol dalam 4 Laga, Johnny Jansen Bakal Lakukan Apa?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge Dibawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump