Suara.com - Bek tengah Persib Bandung Nick Kuipers kian serius untuk berbisnis kuliner di Bandung. Ia mengisi waktu luangnya di tengah kondisi kompetisi sepak bola Indonesia yang diliburkan sementara dengan mencoba peruntungan bisnis sandwich gulung alias wraps.
Nick memang memutuskan untuk tidak kembali ke Belanda di tengah pandemi Corona. Ia lebih memilih tinggal di daerah Dago, Bandung dan mempersiapkan rencana bisnis kuliner.
"Ya, seseorang memulai konsep Johnny Wrap di Bandung, saya pikir orang-orang akan suka itu dan itu akan berjalan sekarang," ujar Nick saat dihubungi wartawan, Jumat (5/6/2020).
Sebelumnya, pemain asal Belanda itu memang sudah membuka restoran wraps, di Maastricht, Belanda. Restoran itu ia beri nama Johnny Wrap. Di restoran itu, Nick dibantu rekannya menjual berbagai macam hidangan wraps.
Disamping itu, Nick mengatakan sangat menyambut baik wacana bakal dihelatnya kembali kompetisi Liga 1 2020. Ia mengaku tak berhenti melakukan latihan mandiri di saat skuad Maung Bandung--julukan Persib, meliburkan pemainnya, termasuk Nick.
Nick pun terpaksa harus berlatih mandiri agar kebugaran tubuhnya tak mengalami penurunan. Ia berharap bisa secepatnya kembali berlatih dengan rekan-rekan satu timnya di Persib.
"Saya harap liga bisa dimulai kembali, saya tak sabar. Saya tak berhenti berlatih setelah pertandingan terakhir kita. Jadi sekarang, saya masih berlatih di rumah, saya harap kita bisa berlatih bersama dengan tim segera," bebernya.
Kompetisi Liga 1 terpaksa harus dalam situasi force majeure karena terkena imbas wabah virus corona. Nasib kompetisi akan dipastikan setelah digelarnya rapat Exco PSSI.
Ditanya tentang kemungkinan tidak ada tim Liga 1 yang mengalami degradasi, pemain berusia 27 tahun itu mengaku menyerahkan masalah regulasi kepada PSSI. Ia pun mengaku cukup cemas dengan nasib tim Liga 2.
Baca Juga: PSSI Minta Shin Tae-yong Kembali ke Jakarta
"Untuk tim dari liga 2, tentu itu tidak bagus, tapi itulah pilihan dari PSSI, hal yang paling penting adalah liga bisa dimulai kembali dan semuanya bisa bermain sepak bola kembali," tukasnya. (Aminuddin)
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan