Suara.com - Seorang mantan pesepak bola bernama Guillermo Marino membeberkan pengalamannya yang kurang masuk di akal. Pria asal Argentina mengaku pernah bertemu makhluk dari luar planet Bumi yakni alien.
Marino mengisahkan, kejadian itu berlangsung saat ia masih aktif bermain di klub asal Chile, Universidad de Chile. Ia tercatat selama tiga musim berseragam klub yang bermarkas di Santiago itu pada kurun 2011-2013.
Kronologinya, Marino bertemu alien saat hendak berangkat menuju tempat latihan klubnya. Eks pemain Boca Juniors itu bahkan mengaku tak cuma bertamu, melainkan sempat diculik sehingga ia telat berlatih.
Pengalaman menarik Marino tersebut diceritakan kepada rekan setimnya kala itu yakni Gustavo Lorenzetti. Keduanya sama-sama bermain di Universidad de Chile pada era kepelatihan Jorge Sampaoli.
''Guillermo mengatakan dia datang terlambat latihan karena dia diculik oleh alien. Ia memberi tahu kami,'' ujar Lorenzetti, seperti dikutip dari Goal International.
''Dalam sebuah sesi latihan, ia bilang terlambat datang karena diculik oleh para alien. Ia menjelaskan mereka mengambil jiwanya, menganalisisnya. Dan sejujurnya, ia percaya pada alien,'' tuturnya menambahkan.
''Ia memberikan penjelasan terperinci mengenai kejadian itu. Guillermo mengatakan, 'Aku berangkat dan kembali dua hari kemudian karena aku diculik alien,'' tandasnya.
Lorenzetti pun mengaku sempat tak percaya dengan pengalaman rekannya tersebut. Namun melihat kepribadian Marino yang baik dan santun, ia perlahan-lahan mulai yakin.
''Guille bukan pesepak bola macam itu. Ia orang yang sangat santun. Semua orang tahu siapa Guillermo Marino sesungguhnya,'' tenang Lorenzetti.
Baca Juga: Pemain Persija Putri Ini Pakai Dress Ketat, Warganet: Saya Benci Pikiranku
''Dia juga memberikan penjelasan yang bagus dan kami percaya pada Guillermo,'' lanjutnya.
Terlepas dari kisah tersebut, karier Guillermo Marino di Universidad de Chile terbilang cukup sukses. Ia tercatat mampu mempersembahkan beberapa gelar, antara lain Divisi Primera dan Copa Sudamericana.
Guillermo Marino sendiri akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 2015. Klub terakhir yang ia bela adalah klub asal Argentina bernama Atletico de Rafaela.
Berita Terkait
-
Review The War of the Worlds: Kisah Invasi Alien yang Sarat Kritik Sosial
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa
-
Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok
-
Project Hail Mary: Persahabatan Manusia dan Alien yang Menghangatkan Hati
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?
-
My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat
-
5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama
-
Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak