Suara.com - Bek PSS Sleman, Arthur Irawan tidak sabar untuk kembali berlaga di Liga 1 2020 yang akan bergulir lagi setelah diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19.
"Sebagai pemain saya sangat senang bisa berkompetisi lagi. Sudah lama tidak bermain sepak bola," ujar Arthur kepada Antara di Jakarta, Minggu (22/6/2020).
Supaya kompetisi berjalan menarik dan kompetitif, Arthur berharap operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI dapat mengeluarkan protokol kesehatan yang jelas dan rinci serta diterapkan secara ketat.
Hal tersebut, lanjut pesepak bola yang pernah merumput untuk klub Espanyol B dan Malaga B di Spanyol itu, akan membuat pemain lebih tenang menjalani pertandingan dan latihan.
"Kalau protokol sudah disiapkan dan benar-benar diterapkan, para pemain akan fokus ke lapangan bukan ke yang lain," kata Arthur.
Arthur Irawan menjadi salah satu pemain andalan PSS Sleman di Liga 1 Indonesia musim 2020 setelah direkrut pada Januari.
Dia selalu bermain sejak awal pertandingan pada tiga laga PSS di liga sebelum Liga 1 dan 2 dihentikan sementara karena pandemi COVID-19.
"Nantinya di liga, saya akan berjuang keras agar bisa memberikan yang terbaik untuk Sleman," tutur Arthur.
Dalam rapat Komite Eksekutif pada Rabu (17/6/2020), PSSI resmi memutuskan Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 akan dilanjutkan.
Baca Juga: Liga 1 2020 Resmi Dilanjutkan, Ini Harapan Persebaya Surabaya
Namun, belum ada kepastian soal tanggal dimulainya kompetisi. PSSI hanya menyebut Liga 1 dan 2 akan berlangsung kembali mulai bulan September atau Oktober 2020.
Untuk lanjutan liga, PSSI menyarankan supaya pelaksanaan pertandingan seluruhnya dilaksanakan di Pulau Jawa demi menekan penyebaran COVID-19. Namun, secara resmi belum ada penetapan soal stadion lokasi laga.
Rencananya, Liga 1 2020 akan dilanjutkan hingga sampai musim selesai. Sementara Liga 2 2020 dijalankan dengan format home tournament.
Baik Liga 1 dan 2 juga diproyeksikan berlangsung tanpa degradasi. Adapun tim promosi dari Liga 2 dibatasi menjadi dua dari sebelumnya tiga klub.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya
-
BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo
-
Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa