Suara.com - AS Roma resmi memperpanjang masa peminjaman Henrikh Mkhitaryan dari Arsenal. Sebelumnya masa pinjam sang gelandang serang akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2020, namun AS Roma kini resmi mengekstensinya hingga 30 Agustus mendatang alias sampai musim 2019/2020 ini rampung.
Selain tampil di Liga Italia, AS Roma musim ini memang masih terlibat di Liga Europa yang membuat kampanye 2019/2020 mereka berpotensi baru usai pada akhir Agustus.
Via laman resmi mereka, kubu AS Roma mengonfirmasi perpanjangan masa pinjam Mkhitaryan.
Bahkan, pihak Giallorossi --julukan AS Roma-- juga mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan awal dengan Arsenal, bahwasanya Mkhitaryan tetap bisa merumput di Stadio Olimpico musim depan, meski belum jelas apakah masih tetap dengan status pinjaman atau dibeli secara permanen.
Mkhitaryan sendiri gabung AS Roma dengan status pinjaman pada awal musim 2019/2020 ini, pasca 19 bulan periode mengecewakan di Arsenal menyusul kesepakatan barter pada Januari 2018 yang membuat Alexis Sanchez pindah ke Manchester United.
Mkhitaryan sendiri sebelumnya juga menjalani 1,5 musim yang standar di Manchester United, setelah diboyong dari Borussia Dortmund pada 2016.
"Saya senang sekali," kata Mkhitaryan seperti dimuat laman resmi AS Roma.
"Saya senang memperpanjang masa peminjaman saya di sini karena saya masih punya hal yang belum saya capai yang ingin saya capai. Saya menantikannya," sambung pemain berusia 31 tahun yang juga kapten Timnas Armenia itu.
"Kami senang Henrikh memutuskan tetap bersama kami dan membantu kami untuk terus berkembang," timpal CEO AS Roma, Guido Fienga.
Baca Juga: Transfer Leroy Sane ke Bayern Sudah Rampung, Segini Banderolnya
"Target-target klub ini tidak berubah dan kami selalu menginginkan pemain-pemain di klub kami seperti Micki (sapaan Mkhitaryan), yang menunjukkan hasrat, profesionalisme dan determinasi mereka, yang mewakili klub serta penggemar kami di jalan yang benar."
Mkhitaryan sendiri memang tampi cukup apik musim ini bersama AS Roma, khususnya di Liga Italia. Enam gol serta tiga assist sukses ia kemas dari 15 pertandingan Serie A.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat
-
Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?
-
Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?
-
3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar
-
Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
-
Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!
-
Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten
-
CKG 2026 Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru pada Peserta yang Tahun Lalu Dinyatakan Sehat