Suara.com - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, buka suara terkait poster dirinya sebagai calon wakil bupati Lampung Tengah periode 2021-2024 yang viral di media sosial .
Kabar Rahmad Darmawan maju sebagai Wakil bupati Lampung Tengah bermula dari poster yang tersebar di media sosial. Foto setengah badan dan nama Rahmad Darmawan terpampang jelas dalam poster tersebut.
Dalam poster tertulis, Eks juru taktik Persija Jakarta itu maju mendampingi Nessy Calvia Mustava sebagai calon Bupati Lampung Tengah.
Menanggapi hal tersebut, juru taktik yang akrab disapa RD itu angkat bicara. Pelatih yang pernah menukangi Timnas Indonesia tersebut mengakui memang ada wacana ke arah sana.
"Memang ada wacana dari teman-teman, dari beberapa ormas di sana (Lampung) ingin saya kembali ke Lampung. Kemudian mereka mencoba, ya melakukan survei dan dipasangkan dengan salah satu calon bupati," kata RD ketika ditemui di lapangan Pancoran Soccer Field, Jakarta, Sabtu (11/7/2020).
"Wacana itu memang ada dan kita lihat nanti seperti apa. Ini sesuatu yang baru buat saya. Jadi saya tentu tidak ingin gegabah menentukan sebuah keputusan," tambahnya.
Lebih lanjut, RD menjelaskan ada saatnya seorang pelaku sepak bola terjun ke dunia politik.
"Saya tidak pernah bisa katakan apapun karena sebenarnya bukan kita yang menginginkan (ke politik), tapi waktu atau situasi yang menggiring kita ke sana," tambahnya.
"Kalau saya masuk ke politik, saya harus menjadi seperti seorang pelatih sepak bola di lapangan jangan sampai ikut kotor," pungkasnya.
Baca Juga: Waspadai COVID-19, Rahmad Darmawan Ingin Latihan Tim Digelar di Madura
RD juga ingin tetap terlibat di dalam sepak bola jika nantinya benar terpilih sebagai wakil bupati Lampung Tengah. Bukan sebagai pelatih, namun bisa membina Sekolah Sepakbola (SSB) atau akademi.
"Pastilah beriringan dengan sepakbola, tapi dalam posisi yang berbeda. Artinya bukan seorang pelatih, mungkin seperti seorang pendidik atau pengajar," ucapnya.
"Mungkin saya sebagai pembina tentu membawahi semua hal-hal kepelatihan akademi, SSB, dan sebagainya," pungkas mantan juru taktik Tira-Persikabo itu.
Berita Terkait
-
Perry Warjiyo Dipaksa Mundur? Ada Tekanan Politik ke BI!
-
Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
Bukan Partai Titipan Atas! PGR Daftar Kemenkum Usai Berjuang Keluar Masuk Kelurahan Bertahun-tahun
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Review Drama Gannibal, Sisi Gelap Desa Kuge yang Menelan Banyak Korban Jiwa
-
Kisah Pedagang Ban di Matraman: Rugi Usai Lapak Dibakar Massa Bentrok
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor
-
Tak Hanya Genjot Bisnis, Emiten LINK Perkuat Strategi ESG
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Kasat Narkoba Tangsel Terseret Kasus Narkoba, Dua Polisi Diproses Pidana
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan