Suara.com - Jonathan Barnett, agen Gareth Bale, mengklaim pemain asal Wales itu tidak akan meninggalkan Santiago Bernabeu meski statusnya di skuat Real Madrid saat ini semakin buram.
Bale terlihat frustrasi ketika ia sering duduk di bangku cadangan dalam sebagian besar pertandingan La Liga Los Blancos musim ini.
Sejumlah klub telah menyatakan minat untuk menerima pemain berusia 31 tahun, tetapi Barnett mengatakan bahwa sang pemain tidak akan pergi dengan status pinjaman atau transfer permanen.
"Gareth baik-baik saja. Kontraknya masih tersisa dua tahun," katanya kepada BBC Sport pada Senin (20/7/2020).
"Ia suka tinggal di Madrid dan ia tidak akan pergi ke mana-mana. Ia masih sebagus rekan setimnya. Semua terserah (pelatih Real Madrid) Zinedine Zidane."
"Tentu saja ada minat (dari klub lain), tetapi hampir tidak ada klub di dunia yang mampu membayarnya."
Bale sendiri telah mencetak lebih dari 100 gol dan memenangkan empat gelar Liga Champions bersama Real Madrid, tetapi masa depannya semakin diragukan akhir-akhir ini, yang dianggap karena hubungannya dengan sang pelatih.
Zidane bersikeras bahwa nama Bale tidak masuk dalam skuat laga terakhir La Liga musim ini melawan Leganes adalah sebuah "keputusan teknis."
Salah satu alasan kepergian Zidane dari Real Madrid pada 2018 adalah ketidaksepakatan dengan presiden klub Florentino Perez, yang ingin Bale tetap bertahan di klub sementara Zidane ingin klub menjualnya.
Baca Juga: Lima Pendatang Baru yang Tampil Eksplosif di La Liga Musim Ini
Pelatih asal Prancis tersebut kemudian mengalah dan memutuskan untuk mundur dari klub ibu kota Spanyol tersebut. Namun, setahun kemudian ia kembali ke Madrid dengan salah satu syaratnya adalah menjual Bale.
Klub asal China, Jiangsu Suning hampir mengontrak Bale pada bursa transfer musim panas lalu. Bahkan Zidane sempat mengatakan bahwa kepergian eks pemain Tottenham Hotspur tersebut adalah solusi terbaik bagi semua pihak. Sayangnya, kesepakatan itu dibatalkan oleh Perez.
Bale masih menjadi pemain bergaji tertinggi di Real Madrid saat ini dengan nilai 600.000 poundsterling (sekitar Rp11,2 miliar) per pekan, yang kontraknya baru berakhir pada 2022.
Berita Terkait
-
Rekor Bursa Transfer LaLiga 2026 Ditutup: Siapa Raja Belanja Musim Ini?
-
Kapan Debut Emil Audero di Rayo Vallecano? Lawan Racing Santander atau Real Madrid
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah