Suara.com - Gelar juara liga ke-34 Real Madrid sebagian besar tercapai berkat kiprah pemain-pemain lamanya, namun sepak bola Spanyol musim ini menjadi saksi kelahiran pemain-pemuda nan eksplosif yang menggebrak La Liga.
Berikut ini catatan AFP Sport yang dilansir Antara tentang lima pemain baru yang paling menawan di La Liga musim 2019/20.
Martin Odegaard, Real Sociedad
Real Sociedad telah banyak menuliskan cerita sukses selama musim ini bersama dengan Alexander Isak, Mikel Merino dan Mikel Oyarzabal yang keempatnya menempatkan diri dalam empat besar ini.
Namun hanya Odegaard yang menjadi arsitek kemunculan mereka dengan mempersembahkan penampilan dengan kualitas yang konsisten yang diyakini banyak kalangan bakal membuat Real Madrid memanggilnya lebih diri dari masa pinjamnya selama dua tahun di klubnya saat ini.
Empat gol dan lima assist adalah bukti kontribusi pemain berusia 21 tahun itu. Ketika Real Sociedad bermain bagus, maka dia menjadi jantung dari segalanya dan bukan kebetulan jika penampilan menurun Sociedad pada akhir-akhir kompetisi sejalan dengan cedera tendon tendinitis yang diderita Odegaard.
Hampir setengah dekade setelah Madrid menjadikan sensasi dunia pada umur 16 tahun, Odegaard kian menawan.
Lucas Ocampos, Sevilla
Setelah terus berharap dengan sekitar lima klub dalam kurun tujuh tahun, Ocampos akhirnya menemukan pijakannya.
Baca Juga: Tak Ada Gareth Bale di Skuat Madrid Lawan Leganes, Ini Penjelasan Zidane
Pemain berusia 25 tahun itu tidak hanya top skorer Sevilla karena dia juga masuk lima besar La Liga dengan 14 gol dari 32 pertandingan.
Sevilla mendatangkan Ocampos dari Marseille dan mereka mendapatkan suntikan mengingat Ocampos sudah menjadi salah satu pemain terbaik musim ini dengan kecepatan berlarinya, kekuatan fisiknya dan energinya telah membawa Sevilla tuntas pada empat besar.
Berkat tendangan geledeknya dan sikapnya yang pemberani membuat sang pemain Argentina itu menjadi favorit penggemar klubnya sejak awal.
Ocampos disebut-sebut bakal pindah ke klub lain tetapi mengingat Sevilla masuk Liga Champions kemungkinan besar dia memilih tetap bertahan.
Fede Valverde, Real Madrid
Valverde memang lebih senyap setelah jeda tiga bulan yang kemungkinan karena masalah kebugaran tetapi dia adalah katalis bagi kebangkitan Madrid pada awal musim dan jantung lapangan tengah.
Berita Terkait
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Pesta Gol Atletico Madrid di La Cartuja, Pasukan Diego Simeone Hancurkan Real Betis 5-0
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
-
Warisan Xabi Alonso: Fisik Pemain Real Madrid Terkuras, Identitas Gak Jelas
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar