Suara.com - Willian kembali menolak tawaran kontrak berdurasi dua tahun dari Chelsea. Di saat yang sama, pemain sayap asal Brazil itu juga belum mengambil keputusan ihwal masa depannya.
Pemain berusia 31 tahun itu masih ingin bermain pada pertandingan terakhir The Blues yang mungkin terjadi musim ini karena mereka masih harus membalikkan agregat 0-3 dari pertandingan leg pertama melawan Bayern Munich di Liga Champions, pada Sabtu (8/8/2020).
Frank Lampard saat ini menghadapi krisis skuat menyusul cederanya Christian Pulisic, Cesar Azpilicueta, Pedro dan Billy Gilmour. Sedangkan Jorginho dan Marcos Alonso masih menjalani hukuman akumulasi kartu.
Willian sekarang sedang fokus untuk memulihkan diri dari cedera Achilles yang menyebabkan ia absen di final Piala FA melawan Arsenal, di tengah tawaran dari lima klub.
Agen sang pemain, Kia Joorabchian mengatakan kepada talkSPORT pekan lalu bahwa Willian telah mendapatkan tawaran dari beberapa klub dan baru akan menentukan masa depannya setelah musim ini berakhir bagi Chelsea.
“Saya tidak berpikir ia akan berubah pikiran, ia selalu berada dalam mode yang sama. Kami memiliki tawaran besar - satu dari klub MLS yang mengharuskannya pindah pada 1 Juli, tetapi ia selalu ingin menyelesaikan musim di Chelsea dan sehari setelah musim selesai baru ia akan memutuskan (masa depannya).“
"Ia memiliki dua tawaran konkret dari klub Liga Premier Inggris, tawaran dari klub MLS dan dua penawaran lainnya dari Eropa. Ia akan membuat keputusan setelah pertandingan terakhir musim ini."
Klub MLS yang menginginkan jasanya adalah Inter Miami, tetapi Arsenal dianggap sebagai klub terdepan yang akan mendapatkan tanda tangannya.
Tawaran lain dikabarkan berasal dari Barcelona dan Inter Milan, meski laporan Goal menyebutkan bahwa raksasa Katalunya itu tidak lagi tertarik mendatangkannya.
Baca Juga: Chelsea Dilanda Badai Cedera, Lampard Keluhkan Start Liga Premier 2020/21
Peluang The Blues untuk mempertahankan pemain yang didatangkan mereka pada 2013 dari Anzhi Makhachkala tersebut semakin kecil.
Chelsea baru-baru ini menerapkan kebijakan untuk hanya memberikan perpanjangan kontrak satu atau dua tahun untuk pemain yang berusia lebih dari 30 tahun hingga dua tahun.
Terkait masa depan Willian, Lampard memberikan kebebasan kepada sang pemain untuk menentukan kelanjutan kariernya.
"Keputusan ada di tangan Willian dan saya belum mendapatkan jawaban," kata Lampard usai laga final Piala FA menghadapi Arsenal, dikutip dari Goal, Senin (3/8/2020).
"Saya memiliki hubungan yang baik dengan Willian, tapi saya belum tahu keputusan yang dia buat," tambahnya.
Lebih lanjut, Lampard menyampaikan bahwa ia tidak ingin polemik soal masa depan Willian berpengaruh terhadap persiapan timnya menjelang laga kontra Bayern Munich.
"Tentu saja saya senang dengan keberadaan Willian sebab musim ini dia bermain sangat baik. Ia juga punya etos kerja tinggi di dalam skuad," tutur Lampard.
"Namun, saya harus menghormati apa pun yang menjadi keputusannya," imbuhnya.
"Bila ia memutuskan untuk pindah, kami juga harus bisa menatap ke depan," tegas Lampard seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Deretan Fakta Arsenal Juara Community Shield: Gol 23 Detik Bikin City Babak Belur
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik