Suara.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut besar kemungkinan Piala Asia U-19 2020 ditunda mengingat perkembangan pandemi COVID-19 di berbagai negera peserta yang belum reda.
Iriawan mengatakan kemungkinan batalnya Piala Asia U-19 2020 sudah sampai ke PSSI. Meski demikian, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) baru akan memberikan kepastian pada 8 September mendatang.
Selain itu, mantan Kapolda Metro Jaya itu menyebut program Timnas Indonesia U-19 yang akan menjalani training camp (TC) di Kroasia tetap lanjut. Rombongan Timnas U-19 akan berangkat Sabtu (29/8/2020) malam.
"Kepastian jadi tidaknya itu tanggal 8 (September) akan diumumkan oleh AFC. Tapi kemungkinan besar akan dibatalkan, kemungkinan besar yah," kata Iriawan di sela latihan Timnas U-19 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2020).
Lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- akan berada di Kroasia selama satu bulan.
Selain berlatih, Pasukan Merah Putih akan mengikuti sebuah turnamen melawan tuan rumah Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi. Terbaru, Iriawan memastikan Qatar bakal ambil bagian dalam turnamen itu.
"Perlu kami sampaikan, mereka akan di Kroasia kurang lebih satu bulan, di mana ada beberapa pertandingan persahabatan. Pertama dengan Bulgaria, Kroasia, Arab Saudi, dan terakhir Qatar sudah mendaftarkan untuk bisa melakukan sparing partner dengan Timnas U-19," jelas Iriawan.
"Kami kenapa memilih Kroasia, yang pertama suhunya yang nanti rencananya kalau jadi main di Piala Asia U-19 itu sama dengan Uzbekistan," ucapnya.
"Yang kedua, mereka tidak dikarantina. Yang ketiga kita tahu Kroasia menempati ranking tinggi di FIFA. Sehingga kita cukup untuk bisa melakukan TC atau uji coba yang baik di sana," pungkasnya.
Baca Juga: Piala Asia U-19 2020 Mungkin Ditunda, Ini Komentar PSSI-nya Uzbekistan
Sekedar informasi, manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, membawa 30 pemain untuk TC di Kroasia.
Berita Terkait
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia
-
Hasil Undian AFC Challenge League 2026/2027: Persib dan Borneo FC Sama-sama Berat
-
Jalan Terjal Persib di ACL 2, FC Seoul dan Melbourne Victory Jadi Calon Lawan
-
AFC Tolak Banding Persib, Maung Bandung Tampil Tanpa Bobotoh Hadapi Manila Digger
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah