Suara.com - Direktur Sport Paris Saint-Germain (PSG) Leonardo membantah telah menghubungi Massimiliano Allegri untuk menggantikan Thomas Tuchel, tetapi mengakui mereka 'tergoda' untuk memboyong Lionel Messi.
Sempat muncul kabar posisi pelatih Thomas Tuchel tidak aman di PSG meski telah membawa skuatnya mencapai Final Liga Champions dan memenangkan setiap trofi Prancis musim lalu.
Nama mantan pelatih Juventus Allegri kencang dikaitkan dengan PSG, tetapi Leonardo mengatakan tim raksasa Prancis itu berencana untuk melanjutkan kerjasama dengan Tuchel.
"Segalanya sangat jelas dengan Tuchel, kami banyak bicara," kata Leonardo kepada Canal + seperti dilansir Football Italia.
"Dia mencapai sesuatu yang fantastis, sekarang kami meluangkan waktu untuk merenung, tapi saya tidak pernah menghubungi pelatih lain, termasuk Allegri," tegasnya.
"Saya juga dapat mengatakan kami tidak merekrut pemain mana pun tanpa Tuchel memberikan persetujuannya," ujarnya.
Leonardo pun mengatakan bahwa Tuchel masih terikat kontrak selama 10 bulan lagi dan masih ada waktu untuk membicarakan masa depannya di PSG.
Selain soal Tuchel, Leonardo juga mengakui bahwa mereka tergoda untuk merekut Messi setelah bintang Argentina ini mengejutkan publik dengan pernyataannya ingin meninggalkan Barcelona.
PSG adalah salah satu yang dihubungkan dengan Messi, bersama dengan Manchester City, Inter Milan dan Juventus, ketika pemain berjuluk La Pulga ini tampaknya akan meninggalkan Barcelona sebagai free agent.
“Kami pasti memikirkannya. Ada situasi yang rumit dengan Financial Fair Play, tetapi ketika kami mendengar Messi mungkin ada di pasaran… itu menggoda kami," aku Leonardo
Baca Juga: 6 Pemain Positif COVID-19 Usai Liburan, PSG: Semua Pesepak Bola ke Ibiza
“Kami bertanya pada diri sendiri apakah itu benar-benar mungkin. Ada beberapa pemain yang benar-benar luar biasa," ujarnya.
"Masalahnya sekarang adalah semua klub harus menjual sebelum mereka bisa membeli dan PSG juga demikian. Tetapi ini sulit, karena tidak ada yang membeli."
“Kami berinvestasi besar-besaran di Mauro Icardi musim panas ini, jadi perlu sedikit lebih kreatif untuk bergerak maju." pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pemain Klub Orang Indonesia Bakal Warisi Nomor 10 Lionel Messi di Argentina
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I
-
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga
-
Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!
-
PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI
-
Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap
-
Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!
-
Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi
-
Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan
-
Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!