Suara.com - Skuad Borneo FC mulai lengkap jelang bergulirnya kembali Liga 1 2020 pada 1 Oktober seiring kedatangan pemain andalan asal Brazil, Francisco Torres.
Dilansir Antara dari laman resmi klub, Jumat (11/9/2020), Borneo FC telah berlatih sejak Agustus dengan skuad pincang. Mereka mengakhiri kontrak pelatih Edson Tavares, serta harap-harap cemas soal para pemain asing.
Namun kali ini pemain asing yang ditunggu yakni Javlon Guseynov dan Francisco Torres sudah bergabung bersama tim di bawah asuhan Mario Gomez tersebut.
Torres tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya sebab bisa kembali ke Indonesia apalagi di negara asalnya sangat sulit bagi seseorang untuk bisa keluar-masuk dari dan ke luar negeri.
"Saya merasa seperti anak kecil yang memenangkan bola pertamanya. Saya sangat senang bisa kembali berlatih dengan teman-teman yang lain," kata Torres.
Hampir lima bulan berlatih secara mandiri di kampung halaman dan tak berlatih secara kolektif tentu membuat Torres memerlukan proses adaptasi.
Ia pun akan berusaha untuk mengejar ketertinggalan dari pemain lainnya untuk bisa mencapai kondisi fisik yang sama dengan program yang diberikan oleh Mario Gomez dan pelatih fisik Marcos Gonzales.
Dengan waktu kurang dari sebulan ini, Torres optimis bisa mempersiapkan diri untuk mencetak gol-gol dari kakinya di lanjutan kompetisi Liga 1 2020.
"Saya membutuhkan adaptasi fisik karena sudah cukup lama tak berlatih bersama. Tapi Coach Mario dan Coach Marcos paham soal itu dan mereka membantu saya untuk siap membantuk tim dengan gol-gol saya nanti," kata dia.
Baca Juga: Bhayangkara FC Punya Opsi Dua Stadion Ini Jika Sulit Pakai PTIK Saat PSBB
Sementara soal pergantian pelatih dari Tavares ke Mario Gomez ia menyambut baik. Di matanya, Gomez merupakan pelatih jempolan yang bisa merangkul seluruh pemain.
"Dan juga sekarang ada Mario Gomez. Saya senang akhirnya bisa bekerja sama dengan dia," kata dia.
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama
-
Hasil Undian AFC Challenge League 2026/2027: Persib dan Borneo FC Sama-sama Berat
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik