Suara.com - 10 pemain Juventus sanggup menahan imbang tuan rumah AS Roma 2-2 pada laga giornata kedua Liga Italia Serie A 2020/2021 di Stadio Olimpico, Roma, Senin (28/9/2020) dini hari WIB tadi.
Meski demikian, pelatih Juventus, Andrea Pirlo mengaku tak puas dengan raihan ini. Allenatore berpenampilan necis itu menyebut hasil ini adalah sebuah 'kemunduran' bagi Bianconeri --julukan Juventus.
Juventus sendiri memang jauh dari performa terbaiknya di ibu kota dan mendapati diri mereka tertinggal 1-2 di babak pertama.
AS Roma mengambil keunggulan terlebih dahulu di setengah jam permainan lewat penalti Jordan Veretout, yang kemudian disamakan megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, juga dari titik putih pada menit ke-44.
Akan tetapi, AS Roma kembali memimpin berkat gol kedua Veretout di masa injury time sebelum half-time.
Memasuki paruh kedua, tepatnya pada menit ke-62, gelandang tengah Juventus, Adrien Rabiot diusir ke luar lapangan pasca mendapatkan kartu kuning kedua.
Kalah jumlah pemain, Juventus kemudian justru mampu menyamakan kedudukan via Ronaldo, di mana sundulan ciamiknya mengoyak jala gawang AS Roma pada menit ke-69.
Setelah skor imbang 2-2, penampilan Juventus sendiri relatif standar cenderung defensif hingga laga rampung. Beruntung, raihan satu poin tetap bisa diamankan dari lawatan ke ibu kota kali ini.
Terkait hasil seri ini, Pirlo mengakui jika timnya memang belum bugar sepenuhnya memasuki kampanye anyar 2020/2021.
Baca Juga: Klasemen Liga Italia: Napoli, AC Milan, dan Verona Kuasai Tiga Besar
"Kami menyelamatkan satu poin, tapi ini bukanlah hasil yang bisa dibanggakan. Kami tidak puas," tutur Pirlo seperti dimuat Tribal Football.
"Roma menyerang dengan banyak pemain seperti kami, jadi itu pertandingan yang berbeda dari Sampdoria (laga pekan perrtama yang mereka menangkan dengan skor 3-0 akhir pekan sebelumnya)," sambung mantan deep-lying playmaker andalan Juventus itu.
"Ini adalah langkah mundur, tetapi kami adalah tim yang sedang dibangun. Kami tidak punya waktu untuk mencoba solusi apa pun di pramusim, jadi pertandingan ini adalah ujian," celotehnya.
"Tapi pada akhirnya, itu adalah poin yang didapat. (Alvaro) Morata (direkrut dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas ini) baru tiba dua hari lalu, Arthur (direkrut dari Barcelona) tidak bermain selama enam bulan dan harus beradaptasi dengan sepakbola Italia."
"(Rodrigo) Bentancur juga mulai merasa sedikit lebih baik. Kondisi para pemain penting ini perlu sedikit dikembangkan," tandas pelatih berusia 41 tahun itu.
Berita Terkait
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
3 Kerugian Emil Audero jika Gabung Juventus, Lebih Baik Bertahan di Cremonese
-
3 Keuntungan Juventus jika Merekrut Kiper Timnas Indonesia Emil Audero
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen