Suara.com - Persib Bandung meliburkan para pemainnya dari aktivitas latihan bersama selama sepekan seiring dengan adanya penundaan kompetisi Liga 1 Indonesia akibat tak memperoleh izin dari kepolisian.
"Kita semua tahu sekarang kompetisi harus ditunda. Jadi, saat ini libur adalah solusi tepat untuk tim," ujar pelatih Persib Robert Rene Alberts dalam laman resmi klub yang dipantau di Jakarta, Rabu (30/9/2020).
Menurut pelatih asal Belanda itu penundaan kompetisi membuat seluruh tim harus kembali merancang program dari awal. Rencana yang telah disusun sebelumnya merupakan program dalam menghadapi Liga 1 pada Oktober.
"Ini situasi yang tidak mudah dan cukup membingungkan. Kami sudah merancang semuanya. Awalnya, kami berencana tur ke Madura dan berubah menjadi ke Yogyakarta untuk menjalani pertandingan pekan ke-4," katanya.
Persib akan menunggu kepastian dari federasi maupun operator kompetisi perihal status kelanjutan Liga 1 sebelum kembali merancang rencana baru bagi Supardi dan kawan-kawan.
"Sudah pasti kami akan mengatur ulang semua jadwal dan rencana ke depan. Jika surat resmi sudah diterima, kami akan merancang jadwal untuk memulai latihan lagi," kata dia.
Sebelumnya, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahyono menghormati keputusan yang diambil PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang menunda lanjutan Liga 1 Indonesia akibat tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.
Teddy berharap PSSI dan PT LIB segera memutuskan langkah berikutnya agar klub tidak galau apakah akan tetap berlatih bersama atau meliburkan para pemainnya.
"Dan kami berharap segera ada keputusan selanjutnya supaya semua klub bisa mengantisipasi langkah-langkah selanjutnya," kata Teddy.
Baca Juga: Abduh Lestaluhu Bingung Liga 1 Ditunda Meski Sudah Pakai Protokol Kesehatan
Berita Terkait
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
-
Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia
-
Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia
-
Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan