Suara.com - Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew, menyatakan Timo Werner siap turun melawan Swiss dalam lanjutan UEFA Nations League Divisi A Grup 4 (A4) di Stadion RheinEnergie, Cologne, Selasa (13/10/2020) waktu setempat atau Rabu (14/10/2020) WIB.
Dalam pertandingan sebelumnya saat Jerman mengalahkan Ukraina 2-1 pada Sabtu (10/10/2020), Werner hanya turun 10 menit terakhir menggantikan Serge Gnabry.
"Timo Werner kembali dalam keadaan bugar dan sepertinya tidak ada masalah apa pun. Dia siap main," kata Loew dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi DFB, Senin (12/10/2020) malam.
Hanya saja tiga pemain Jerman yakni Julian Draxler, Marcell Halstenberg dan Lukas Klostermann kemungkinan absen karena mengalami cedera.
"Tapi kami sedikit menemui tanda tanya, Draxlers mengalami masalah tendon Achilles, Halstenberg otot adductor dan Klostermann di lututnya," ujar Loew.
Jerman sejauh ini baru memetik satu kemenangan di Nations League, dan halitu menjadikan Loew sebagai sasaran kritik atas penampilan kurang impresif yang diperlihatkan Der Panzer.
Loew tak mempermasalahkan hal itu, terlebih ia lebih memprioritaskan agar Jerman punya skuat yang segar dan bugar untuk menjalani penampilan optimal di putaran final EURO 2020 yang digelar tahun depan.
"Para pandit bebas menyatakan pendapatnya, itu oke-oke saja dan sedikitpun tidak mengganggu saya," katanya.
"Kami harus melihat gambaran besarnya, ada beban besar yang ditimbulkan karena situasi pandemi COVID-19. Kami yakin dengan rencana untuk bisa memiliki tim yang segar, lapar dan bermotivasi tinggi tahun depan, yang secara mental dan fisik mampu tampil bagus di turnamen."
Baca Juga: Wenger: Buang Nations League, Gelar Piala Dunia dan Euro 2 Tahun Sekali
"Saya yakin itu akan terjadi dan sejauh ini saya belum menempatkan hasil pertandingan di atas segalanya. Ya hasil pertandingan penting, tapi pengembangan tim ini jauh lebih penting," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Selepas menjuarai Piala Dunia 2014 dan hanya mencapai semifinal EURO 2016, trajektori penampilan Jerman tampak menurun setelah menjadi juru kunci Grup F Piala Dunia 2018 serta seharusnya terdegradasi dari Divisi A UEFA Nations League 2018/19 dan hanya diselamatkan karena perubahan format.
Sebagian besar pandit menilai Jerman butuh penyegaran setelah 14 tahun terakhir ditangani oleh Loew.
Berita Terkait
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026 Sore Ini: Empat Tim Berebut Semifinal
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten