Suara.com - Striker Manchester United Marcus Rashford yakin pemain anyar Setan Merah Edinson Cavani bisa memainkan peran penting dalam membantu raksasa sepak bola Inggris yang sedang jatuh itu kembali bersaing untuk meraih trofi.
Sebagaimana diketahui, penyerang berusia 33 tahun itu bergabung dengan United awal bulan ini dengan status bebas transfer setelah lepas dari raksasa Ligue 1 Prancis Paris St Germain (PSG). Di Old Trafford, Cavani akan mengenakan jersey bernomor tujuh yang ikonik, yang sebelumnya dipakai oleh Eric Cantona, Cristiano Ronaldo dan David Beckham.
Rashford menyambut persaingan yang akan diberikan pemain asal Uruguay itu di lini depan United. Selain Rashford, Cavani akan bersaing dengan Anthony Martial, Mason Greenwood, Daniel James dan Odion Ighalo.
"Sebagai lini depan (kedatangan Cavani) adalah sesuatu yang dinanti. Semoga ia masuk dan mencetak gol, karena ia pasti bisa membantu kami memenangi pertandingan dan poin. Ia bisa menjadi pemain besar musim ini," kata Rashford kepada Sky Sports yang dikutip Reuters, Sabtu (17/10/2020).
United musim lalu finis di tempat ketiga Liga Premier dan memastikan tempat di Liga Champions. Sementara kiprah United di kompetisi lain berakhir dengan kekalahan di semifinal Piala Liga, Piala FA dan Liga Europa.
"Untuk memenangi dua atau tiga trofi pada satu musim Anda membutuhkan skuat, tidak mungkin jika Anda tidak punya orang-orang yang bisa mencetak gol satu pekan dan pekan berikutnya. Tidak mungkin tanpa tiga atau empat penyerang dalam satu tim," tambah Rashford seperti dimuat Antara.
"Setelah tumbuh besar, United selalu mempunyai empat atau lima pemain depan yang bisa mencetak gol kapan pun. Semakin dekat kita ke situ, semakin besar kekuatan yang kita miliki."
Cavani harus menunggu untuk melakukan debutnya di Liga Premier Inggris setelah klub mengkonfirmasi pemain asal Uruguay itu akan absen dalam pertandingan melawan Newcastle United pada Sabtu malam karena diharuskan menjalani isolasi mandiri sesuai protokol pencegahan penyebaran COVID-19 yang berlaku di Inggris.
Baca Juga: Solskjaer Klaim Ada yang Ingin Memecah Belah Hubungan Pelatih dan Pemain MU
Berita Terkait
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki
-
Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung
-
Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran
-
Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua
-
Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla
-
Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus