Negosiasi tersebut awalnya ditolak oleh para pemain di tim utama dan tim B, yang membuat segalanya menjadi sedikit lebih rumit. Klub harus menyetujui pemotongan gaji sebesar 30 persen pada 5 November, jika gagal, Barcelona bisa mengalami kebangkrutan pada Januari.
Carles Tusquets, presiden dewan manajemen yang saat ini memimpin klub setelah pengunduran diri Josep Maria Bartomeu dan jajarannya, memperingatkan gentingnya situasi keuangan klub saat ini.
"Perhatian utama kami adalah ekonomi," kata Tusquets.
"Pandemi ini sangat berdampak pada Barcelona FC," sambungnya seperti dikutip Marca.
"Klub bergantung pada pariwisata dan sekarang tidak ada. Kami harus mengimplementasikan ide dari dewan sebelumnya untuk menghabisi 'penyakit' yang mengerogoti kami."
Salah satu situasi paling mengkhawatirkan di Barcelona adalah masa depan Lionel Messi, dengan kontrak pemain Argentina itu akan berakhir musim panas mendatang. Bahkan jika Messi tidak memperbarui kontraknya di Camp Nou, Barcelona masih harus memberinya bonus di akhir musim.
Tag
Berita Terkait
-
BRI Bagi-Bagi Hadiah Eksklusif untuk Penggemar FC Barcelona
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Bursa Ballon d'Or 2026: Messi, Mbappe hingga Dembele Terpental Oleh Pemain Ini
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar