Suara.com - Cristiano Ronaldo mungkin harus berpikir panjang saat menggunakan media sosial. Pasalnya, sebuah studi menunjukkan unggahan Instagram milik mega bintang Juventus itu bisa merusak lingkungan.
Ya, studi yang dilakukan Channel 4's "Dispatches" menemukan satu kiriman foto dari akun Instagram Ronaldo bisa menghabiskan energi sebanyak sepuluh rumah di Inggris selama setahun!
Kabar ini bukan mengada-ngada. Ronaldo saat ini memiliki 240 juta pengikut di Instagram. Setiap kali mengunggah foto ataupun video, tentunya akan dilihat sangat banyak orang lewat gadget masing-masing.
Kondisi itu disebut dapat berdampak pada jaringan nasional. Jutaan orang yang melihat unggahan Ronaldo di Instagram jelas menggunakan daya pada perangkatnya masing-masing.
"[Itu] tergantung pada berbagai parameter seperti ukuran foto, jarak yang ditempuh melalui internet dan di mana ia disimpan," kata Dr. Rabih Bashroush dari University of East London dikutip RT, Rabu (18/11/2020).
"Semakin jauh gambar tersebut menyebar, semakin banyak energi yang dikonsumsinya. Jadi, contoh terbaik adalah Cristiano Ronaldo, pesepakbola Portugal. Dia memiliki sekitar 240 juta pengikut."
"Setiap kali Cristiano Ronaldo memposting gambar, katakanlah gambar rata-rata, agar gambar itu dikirim ke 240 juta pengikutnya, memakan kira-kira sekitar 36 megawatt jam. Itu setara dengan menambahkan 10 rumah tangga Inggris ke jaringan selama satu tahun."
Dilaporkan tahun lalu bahwa Cristiano Ronaldo mendapatkan uang yang sangat banyak hanya dengan mengunggah konten di Instagramnya dari pada gajinya di Juventus.
Penghasilannya dari platform media sosial milik Facebook itu diperkirakan mencapai 50 juta dolar atau setara Rp 705 miliar. Sementara gajinya di Juventus adalh 34 juta dolar pertahun.
Baca Juga: Bersama Kante dan Koulibaly Inter Milan Diklaim Bisa Juara Liga Italia
Jangkauan Ronaldo di Instagram jauh melebihi Lionel Messi. Messi dikabarkan hanya berpenghasilan setengah dari Ronaldo di Instagram.
"Ronaldo adalah manusia yang paling banyak diikuti di Instagram sehingga perusahaan membayar hampir $ 1 juta untuk posting untuk mengakses jangkauannya yang gila," kata eksekutif pemasaran Hopper HQ Nicola Cronin tahun lalu.
"Karena statusnya sebagai selebriti dan bintang sepak bola, penghasilannya dari Instagram terlepas dari kemitraan influencer biasa, karena banyak pos promosinya akan menjadi bagian dari kesepakatan sponsor yang lebih luas, seperti Nike."
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid
-
Martin Odegaard Pastikan Kondisinya Fit Jelang Lawan Irak di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Curacao Dibantai Jerman, Dick Advocaat: Ini Bukan Sebuah Aib!
-
Puji Kualitas Pertandingan, Ronald Koeman Legowo Ditahan Imbang Jepang 2-2
-
Perjalanan Masih Panjang, Jerman Diminta Tak Larut Euforia usai Bantai Curacao 7-1
-
Pelatih Spanyol Cadangkan Lamine Yamal saat Hadapi Tanjung Verde