Kota Gila
"Naples adalah kota yang gila, mereka sama gilanya dengan saya, sepakbola adalah kehidupan itu sendiri," kata Maradona yang bergabung dengan Napoli dari Barcelona pada 1984, suatu ketika.
"Banyak hal yang mengingatkan saya kepada asal-usul saya. Ada mogok makan dan orang-orang mengikatkan diri ke pagar Stadio San Paolo, memohon saya agar datang. Bagaimana bisa saya mengecewakan mereka?"
Bersama-sama, Maradona dan Napoli menaklukkan tim-tim utara seperti Juventus, AC Milan dan Inter Milan, yang dipandang sebagai kelompok kemapanan aristokrasi sepakbola Italia. Maradona seketika mengubah wajah Serie A.
Perayaan setelah kemenangan gelar Serie A mereka pada 1987 membuat kota itu macet total.
"Saya tahu semua masalah yang mereka hadapi. Orang-orang ini berkorban demi membeli tiket. Mereka selalu di sana, selalu di sana. Itu membuat saya mengenali mereka sejak hari pertama," tutur Maradona.
"Mereka percaya kepada saya, mereka memberi saya segalanya tanpa mengenal saya dan itu tidak bisa dilupakan."
Ketika Timnas Argentina yang diperkuat Maradona bertemu Italia di Naples pada Piala Dunia 1990, beberapa pendukung tuan rumah melakukan hal yang tidak terpikirkan dengan justru bersorak mendukung negara Amerika Selatan itu.
Para politisi lokal jatuh hati untuk berfoto dengannya dan bahkan sampai hari ini, lukisan Maradona masih menghiasi dinding-dinding di seantero kota itu.
Baca Juga: Ironi Diego Maradona: Fenomenal sebagai Pemain, Memble sebagai Pelatih
Namun, tidak semuanya menyenangkan. Sebuah film dokumenter produksi 2019 mengisahkan tahun-tahun liarnya di Naples ketika sang megabintang menjadi kecanduan kokain dan pesta.
Maradona memiliki seorang putra yang baru dia kenal setelah pengadilan Italia memerintahkannya membayar perawatan, dan The Golden Boy dikejar oleh otoritas pajak setempat atas tunggakan yang belum dibayar selama bertahun-tahun setelah kepergiannya.
Tetapi, itu bukanlah bagaimana Maradona akan diingat di Naples.
"Maradona adalah dewa bagi rakyat Naples. Maradona telah mengubah sejarah," kata kapten Timnas Italia yang sukses menjuarai Piala Dunia 2006, Fabio Cannavaro.
"Dalam 80 tahun, kami (Napoli) selalu menderita, berjuang melawan degradasi. Namun, dalam tujuh musim bersamanya kami memenangkan dua gelar liga, Piala UEFA. Saya juga penggemarnya dan menjalani tahun-tahun itu bersama Maradona sungguh luar biasa," tukas bek legendaris yang mengawali kariernya sebagai pemain bersama Napoli pada 1992-1995 itu.
Berita Terkait
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hat-trick Messi di Piala Dunia 2026, Batas Cristiano, dan Mitos Maradona
-
Presiden Napoli Beri Peringatan Keras kepada Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr
-
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Pensiun, Masa Depan Ditentukan usai Piala Dunia 2026
-
Pelatih Mesir Rayakan Kemenangan dengan Bendera Palestina, Kirim Pesan Haru di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Tembus 20 Gol, Jauhi Kylian Mbappe di Daftar Top Skor Abadi Piala Dunia
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Lionel Messi Cs Menang Dramatis 3-2 Lewat Extra Time
-
Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jackson Irvine Kecewa Wakil Asia Habis di 32 Besar
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Tim Debutan Tahan Lionel Messi Cs 1-1 di Waktu Normal!