Suara.com - Kontroversi Serdy Ephy Fano baru-baru ini kembali menjadi topik hangat di media sosial Tanah Air. Serdy Ephy Fano adalah pemain Timnas Indonesia U-19 kelahiran Jailolo, Ternate, Maluku Utara pada 29 Desember 2002.
Serdy Ephy merupakan lulusan dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Maluku Utara. Serdy mulai dikenal di dunia sepakbola Tanah Air sejak ia bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-19.
Selain dikenal sebagai atlet muda berbakat, Serdy juga cukup sering menjadi sorotan karena masalah kedisiplinan. Belum lama ini, beredar video Serdy di media sosial yang sedang berada di klub malam bersama wanita cantik. Sebelumnya, Serdy juga sempat membuat heboh karena beberapa sikap kontroversialnya.
Berikut Suara.com rangkum kontroversi Serdy Ephy Fano yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial.
Serdy Ephy Fano Boky (Bhayangkara FC) dan Ahmad Afhridzal (Vamos Indonesia) dicoret dari Timnas Indonesia U-19 oleh sang pelatih, Shin Tae-yong. Mereka berdua dicoret dari timnas U-19 karena telat latihan pada Sabtu, 29 Agustus 2020 menjelang keberangkatan Timnas menuju Kroasia. Namun, Serdy tetap mengakui kesalahannya tersebut dan menghormati keputusan Shin Tae-yong.
2. Melanggar Jam Malam
Kontroversi Serdy Ephy Fano yang selanjutnya adalah melanggar jam malam. Serdy dipanggil kembali oleh sang pelatih untuk menjalani training camp di Jakarta pada 16-23 November 2020. Namun, seakan tidak belajar dari kesalahan yang lalu, Serdy Ephy Fano kembali melakukan pelanggaran yang hampir serupa, yaitu mengenai kedisiplinan waktu. Kali ini, Serdy bersama Mochamad Yudha Febrian diketahui baru pulang ke hotel tempat skuad Timnas Indonesia U-19 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
3. Beredar Video Dugem
Baca Juga: Ketahuan Dugem, Yudha Febrian Menyesal dan Ikhlas Masuk Pesantren
Baru-baru ini pecinta sepak bola dikejutkan dengan viralnya video Serdy dan Yudha Febrian yang tengah dugem di salah satu klub malam. PSSI melalui situs resminya mengungkapkan bahwa kedua pemain Timnas U-19 tersebut dugem pada Minggu, 22 November 2020 malam hingga dini hari. Serdy dan Yudha kemudian kedapatan baru kembali ke hotel pada Senin, 23 November 2020 pukul 02:30 WIB dari pantauan CCTV Hotel Fairmont. Akibat kelakuan tersebut, Serdy dan Yudha dicoret dari Timnas Indonesia U-19 dan bukan lagi menjadi bagian dari Timnas U-19.
Itu dia beberapa kontroversi Serdy Ephy Fano yang menyebabkan namanya dicoret dari Timnas Indonesia U-19.
Kontributor : Theresia Simbolon
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek