Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengonfirmasi jika skuatnya memang tidak akan menjalani laga uji coba dalam rangkaian training camp (TC) di Sleman, Yogyakarta. Pandemi COVID-19 jadi penyebabnya.
"Melihat situasi pandemi COVID-19 di Yogyakarta yang tidak menentu, sepertinya tidak memungkinkan bagi kami untuk mengadakan uji coba termasuk melawan klub lokal," ungkap Bima seperti dimuat Antara, Jumat (11/12/2020).
Caretaker Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 itu menegaskan dirinya tidak ingin mengambil risiko penularan COVID-19 dari sekadar pertandingan persahabatan.
Sebagai gantinya, untuk melihat performa kompetitif para pemain, Bima rutin mengadakan laga internal.
Proses berjalannya game internal tersebut direkam oleh staf Timnas U-16 agar dapat dievaluasi secara rinci oleh tim pelatih.
"Kami pasti selalu mengevaluasi latihan dan pertandingan internal. Kami menganalisis video bersama-sama dengan pemain untuk melihat kekurangan yang harus diperbaiki dari tim ini," beber Bima.
Sebanyak 26 pemain mengikuti TC Timnas Indonesia U-16 di Sleman yang sudah berlangsung sejak 6 Desember 2020 hingga 23 Desember nanti.
TC ini menjadi bagian persiapan dari persiapan Timnas Indonesia U-16 menuju Piala Asia U-16 2021 yang berlangsung di Bahrain.
Pada turnamen tersebut, Indonesia yang menjadi satu-satunya perwakilan ASEAN tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi dan China.
Baca Juga: Dele Alli Ngambek dan Cabut Sebelum Laga Tuntas, Begini Reaksi Mourinho
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat