Suara.com - Pemain Persija Jakarta Otavio Dutra menyayangkan banyaknya pemain asing yang memilih meninggalkan Liga 1. Namun, Dutra mengaku memaklumi keputusan mereka menyusul belum ada kejelasan kompetisi di Indonesia.
Seperti diketahui, Liga 1 baru bergulir Februari 2021. Itu juga belum bisa dipastikan karena Polri sejauh ini belum mengeluarkan izin keramaian yang dibutuhkan LIB dan PSSI untuk menggulirkan kompetisi.
Ketidakjelasan inilah yang membuat pemain asing memilih pergi. Situasi ini tentu bisa mengurangi atmosfer kompetisi jika klub tak mencari penggantinya.
"Sayang sekali banyak pemain top keluar dari klub tapi bagaimana lagi. Liga belum jelas sampai saat ini," kata Dutra saat dihubungi Suara.com lewat pesan WhatsApp, Rabu (16/12/2020).
Mantan pemain Bhayangkara Solo FC itu mengaku paham dengan situasi yang dialami klub dan pemain saat tidak adanya kompetisi. Pemasukan menjadi salah satu faktor kepergian para pemain asing dari Indonesia.
Menurut Dutra banyak pemain yang betah berkarier di Indonesia. Namun, mereka terpaksa pergi demi karier.
"Jadi itu sangat berat buat klub dan pemain karena terpaksa keluar dari Indonesia," jelas Dutra.
"Saya yakin mereka suka sekali main dan tinggal di Indonesia karena di sini sudah punya semua yg mereka mau untuk kerja, tapi kalo tidak ada liga susah sekali," pungkasnya.
Persija menjadi salah satu tim yang belum mengkonfirmasi kepergian pemain asingnya. Selain Persija ada tim lain yang legiun asingnya masih lengkap yaitu Persib Bandung, PSS Sleman, dan PSIS Semarang.
Baca Juga: Tim Asuhan Xavi Bikin Gol Tiki-taka, Siap Geser Ronald Koeman di Barcelona?
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun