Suara.com - Bek Chelsea, Antonio Rudiger, melakukan aksi mulia untuk membantu moral para tenaga kesehatan yang berjuang di garis depan menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).
Disadur dari laporan Goal Internasional pada Sabtu (19/12/2020), Rudiger baru-baru ini telah membelikan pizza untuk 13 rumah sakit di negara asalnya, Jerman. Ada 420 tenaga kesehatan yang mendapatkan hadiah dari Rudiger.
Aksi mulia bagi-bagi Pizza tersebut dilakukan Rudiger karena dia ingin mengucapkan terima kasih kepada semua tenaga kesehatan yang memerangi virus corona dari garis depan.
"Sungguh tragis bagaimana situasi di unit perawatan intensif Corona kembali memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Orang-orang yang bekerja di sana melakukan perbuatan luar biasa. Bagi saya, mereka semua terhormat," ucap Rudiger.
"Dengan tindakan ini saya ingin mengucapkan terima kasih atas segalanya. Terima kasih kepada pekerja rumah sakit yang telah mengorbankan kepentingan pribadi dan kesehatannya untuk membantu orang lain," imbuhnya.
Lebih lanjut, bek berusia 27 tahun itu mengatakan bahwa ucapan terima kasih pun tak cukup untuk menghargai jasa tenaga kesehatan yang begitu besar. Rudiger menegaskan bahwa kita semua harus berterima kasih kepada tenaga kesehatan setiap tahun, bukan hanya 2020 saja.
Tentu aksi mulia ini bukan pertama kali yang dilakukan Rudiger. Dia sebelumnya sempat melakukan aksi mulia dengan menanggung biaya katering Rumah Sakit Charite di Berlin, Jerman.
Terlepas dari perbuatan terpujinya, karier Rudiger sendiri saat ini masih menjadi tanda tanya di Chelsea. Sebab, dia sudah jarang dimainkan oleh Frank Lampard.
Rumornya mantan pemain AS Roma itu ingin dipinjam oleh Barcelona. Rudiger sendiri sudah terbuka untuk pindah klub demi menghidupkan kembali kariernya yang kini seakan mati suri.
Baca Juga: Persiapan SEA Games 2021, Timnas Indonesia U-23 Gelar TC di Jakarta
Berita Terkait
-
Manajer Chelsea Frank Lampard Tak Menyesal Lepas Declan Rice ke West Ham
-
Berniat Lakukan Aksi Mulia, Mobil Bek Chelsea Dibobol Maling
-
Handball Aneh N'Golo Kante saat Chelsea Dikalahkan Wolves Jadi Sorotan
-
Gagal Puncaki Klasemen, Berikut 5 Fakta Menarik Usai Wolves vs Chelsea
-
Tantang Leicester, Ancelotti Minta Timnya Main Seperti saat Bungkam Chelsea
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan