- Trofi Jules Rimet yang diciptakan pada 1930 memiliki sejarah penuh intrik, termasuk aksi penyelamatan dan pencurian selama perang.
- Pencurian permanen trofi Jules Rimet di Brasil mendorong FIFA menciptakan trofi emas modern karya Silvio Gazzaniga pada 1974.
- Trofi emas modern akan diperebutkan oleh 48 negara dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Suara.com - Piala Dunia FIFA 2026 yang akan segera digelar di kawasan Amerika Utara tidak hanya menjanjikan persaingan ketat 48 negara, tetapi juga perebutan sebuah mahakarya paling sakral di dunia olahraga.
Menyitat laman FIFA, di balik kemilau emasnya yang selalu diangkat tinggi oleh legenda seperti Lionel Messi hingga Diego Maradona, Trofi Piala Dunia ternyata menyimpan sejarah liar layaknya naskah film aksi Hollywood.
Fakta bahwa piala ini pernah disembunyikan dari incaran tentara Nazi hingga dicuri dan ditemukan oleh seekor anjing peliharaan membuat nilai magisnya jauh melampaui sekadar trofi biasa.
Era Trofi Jules Rimet yang Penuh Intrik
Edisi pertama trofi bergengsi ini diperkenalkan pada tahun 1930 ketika FIFA meluncurkan turnamen perdananya di bawah kepemimpinan presiden visioner, Jules Rimet.
Awalnya, trofi tersebut hanya diberi nama Victory sebelum akhirnya diubah menjadi Trofi Jules Rimet sebagai bentuk penghormatan atas jasanya dalam melahirkan kompetisi akbar itu.
Pematung asal Prancis, Abel Lafleur, merancang piala tersebut dengan wujud Nike, dewi kemenangan Yunani kuno, yang sedang mengangkat cawan tinggi-tinggi.
Trofi yang terbuat dari perak murni berlapis emas dengan dudukan batu lapis lazuli ini pertama kali dimenangkan oleh Uruguay selaku tuan rumah.
Namun, seiring waktu, Trofi Jules Rimet tidak hanya menjadi hadiah eksklusif bagi sang juara, tetapi juga berubah menjadi relik sejarah yang berpindah-pindah tempat dengan cara tak terduga.
Baca Juga: Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan
Disembunyikan di Kotak Sepatu dan Jasa Anjing Pickles
Pada masa krisis World War II, seorang pejabat sepak bola Italia bernama Ottorino Barassi melakukan aksi nekat untuk menyelamatkan trofi tersebut dari rampasan musuh.
Ia diam-diam menyembunyikan piala itu di dalam kotak sepatu di bawah tempat tidurnya di kota Rome agar tidak jatuh ke tangan tentara Nazi.
Drama kembali terjadi beberapa bulan menjelang kick-off 1966 FIFA World Cup ketika trofi itu dicuri saat dipamerkan kepada publik di Inggris.
Beruntung, piala tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi terbungkus koran di bawah semak-semak taman di London Selatan oleh seekor anjing peliharaan bernama Pickles.
Sayangnya, kisah bahagia itu tidak bertahan lama. Setelah Brazil berhak menyimpan Trofi Jules Rimet secara permanen usai menjuarai Piala Dunia ketiga mereka pada 1970, trofi tersebut kembali dicuri pada 1983.
Berita Terkait
-
Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Luis de la Fuente: Kualitas Teknis Bukan Penentu
-
Profil Stadion Arrowhead: Markas NFL Paling Berisik yang Siap Sambut Argentina di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Skuad Inggris di Piala Dunia 2026: Opta Bongkar Alasan Logis Keputusan Thomas Tuchel
-
Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi
-
Daftar Pemain Maroko di Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi dan Brahim Diaz Jadi Tumpuan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss