Suara.com - Inter Milan sempat merebut pucuk klasemen Liga Italia setelah menaklukkan Verona dengan skor 2-1, pada pertandingan putaran ke-14 yang dimainkan di Stadion Marc Antoni Bentegodi, Verona, Rabu setempat atau Kamis (24/12/2020) dini hari WIB.
Namun beberapa jam setelahnya AC Milan memastikan diri menutup 2020 sebagai capolista setelah menang 3-2 atas Lazio.
Nerazzurri mengoleksi 33 poin, sementara AC Milan dengan 34 poin.
Sedangkan bagi Verona, kekalahan itu membuat mereka gagal melompati Lazio dan Atalanta. Verona harus tertahan di posisi kesembilan dengan 20 poin.
Jalannya pertandingan
Verona lebih banyak bertahan pada fase awal pertandingan. Pemain Inter Ashley Young melepaskan sepakan melebar dari situasi tendangan sudut, namun peluang nyata pertama baru terjadi pada menit ke-26. Bola sepakan tumit dari Mattia Zaccagni tertuju kepada Federico Dimarco, yang melepaskan tembakan untuk dapat ditahan kiper Samir Handanovic.
Selanjutnya Inter lebih banyak menciptakan peluang dari situasi serangan balik. Romelu Lukaku berlari cepat saat melakukan serangan balik, mengoperkan bola kepada Lautaro Martinez, yang sepakannya dapat ditepis kiper Marco Silvestri.
Inter baru mampu memecah kebuntuan setelah turun minum. Pada menit ke-51, Achraf Hakimi mengirimkan umpan silang dari kanan dan Martinez bergerak cepat mendahului para pemain belakang lawan untuk menyambutnya dengan sepakan voli menembus gawang Verona. Itu merupakan gol pertama Martinez pada Desember.
Verona tidak memerlukan waktu lama untuk menyamakan kedudukan, tepatnya pada menit ke-63. Davide Faraoni mengirimkan umpan silang dari kanan, kiper Inter Handanovic gagal menguasai bola, yang kemudian jatuh mengenai kaki Milan Skriniar, dan Ivan Ilic dengan cerdik menyambar bola di sela-sela kaki sang pemain bertahan untuk membobol gawang Inter.
Baca Juga: Milan Vs Lazio: Gol Menit Akhir Menangkan Rossoneri Menang 3-2
Namun Skriniar mampu menebus gol tersebut dengan mengukir gol penentu kemenangan pada menit ke-69. Diawali umpan silang Marcelo Brozovic dari sisi kanan, bola kemudian disundul Skriniar ke sudut atas gawang Verona.
Verona memiliki peluang bagus untuk kembali menyamakan kedudukan, melalui tendangan bebas Federico Dimarco yang membentur mistar gawang. Romelu Lukaku kemudian turut membobol gawang Verona pada fase akhir pertandingan, namun golnya tidak disahkan karena ia sebelumnya telah melakukan pelanggaran.
Susunan pemain:
Verona (3-4-2-1): Marco Silvestri, Pawel Dawidowicz (Matteo Lovato 31' (Koray Guenter 59')), Giangiacomo Magnani, Federico Ceccherini, Marco Davide Faraoni, Adrien Tameze, Miguel Veloso, Federico Dimarco, Eddy Salcedo (Ivan Ilic 46'), Mattia Zaccagni (Darko Lazovic 53'), Ebrima Colley (Kevin Ruegg 53')
Pelatih: Ivan Juric
Inter Milan (3-4-2-1): Samir Handanovic, Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni, Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Ashley Young, Lautaro Martinez (Roberto Gagliardini 87'), Ivan Perisic (Arturo Vidal 70'), Romelu Lukaku
Pelatih: Antonio Conte
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan