Suara.com - Kabar duka menyelimuti sepak bola Indonesia di sepanjang tahun 2020. Insan sepak bola, baik yang masih aktif maupun tidak aktif, meninggal dunia dengan beragam penyebab.
Salah satu yang paling mendapat sorotan adalah meninggalnya legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi. Ricky Yacobi meninggal dunia akibat serangan jantung pada 21 November 2020.
Ricky menghembuskan nafas terakhir saat sedang bermain sepak bola di kawasan Senayan, Jakarta. Saat dirinya mencetak gol dan hendak melakukan selebrasi, mantan pemain Arseto Solo itu langsung ambruk di lapangan.
Sosok berikutnya yang menjadi sorotan adalah mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl. Juru taktik asal Austria itu meninggal dunia karena kanker pada 8 September 2020.
Kemudian yang tak menghebohkan adalah meninggalnya pemain Badak Lampung FC, Daryono.
Kiper yang membantu Persija Jakarta meraih juara Liga 1 2018 itu meninggal karena sakit pada 9 November 2020.
Berikut daftar insan sepak bola Indonesia yang meninggal dunia di sepanjang tahun 2020 yang dirangkum Suara.com.
Ricky Yacobi
Legenda timnas Indonesia, Ricky Yacobi, meninggal dunia pada 21 November 2020. Mantan pemain Arseto Solo ini meninggal karena serangan jantung.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo: Saya Tak Paksa Cristiano Jr Jadi Pemain Bola
Ricky meninggal dunia ketika sedang bermain sepak bola di kawasan Senayan, Jakarta. Ia langsung ambruk di lapangan ketika hendak melakukan selebrasi usai mencetak gol.
Ricky sempat dilarikan ke rumah sakit. Akan tetapi nyawanya tidak tertolong.
Ricky Yacobi adalah salah satu pesepakbola berbakat yang dimiliki Indonesia. Pria kelahiran Medan itu sempat mengemban tugas sebagai kapten timnas Indonesia pada periode 1987-1990.
Pencapaian terbesarnya yakni mengantarkan timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1987. Ia juga salah satu pemain bola Indonesia yang bermain di Jepang bersama Matsushita FC, pada 1988.
Alfred Riedl
Alfred Riedl meninggal dunia akibat penyakit kanker pada 8 September 2020. Sebelum meninggal dunia, ia sempat dirawat di rumah sakit.
Riedl meninggal dunia di usia 70 tahun. Sebelum berpulang sosok yang akrab disapa Opa ini memang sedang mengalami sakit-sakitan.
Meski gagal mempersembahkan trofi, Riedl tercatat tiga kali menangani Timnas Indonesia pada 2010, 2014, dan 2016. Prestasi terbaik pria asal Austria itu adalah membawa skuat Garuda menjadi runner up PIala AFF 2010 dan 2016.
Daryono
Kiper Badak Lampung FC, Daryono, menghembuskan nafas terakhir pada 9 November 2020. Kiper yang membantu Persija Jakarta meraih juara Liga 1 2018 itu meninggal karena sakit.
Kiper berusia 26 tahun tersebut dikabarkan menderita sakit demam berdarah (DBD) sejak pertengahan Oktober lalu. Ia dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, secara militer mengingat yang bersangkutan adalah anggota TNI AL.
Sosok Daryono sangat lekat dengan Persija Jakarta meski sudah menjadi bagian Badak Lampung sejak 2019. Ia adalah pemain binaan Persija U-21 sejak 2012 sampai akhirnya promosi ke tim senior Persija.
Namun, Daryono kalah bersaing dengan Andritany sebagai penjaga gawang utama yang membuatnya memutuskan hengkang ke Badak LAmpung setelah membantu Macan Kemayoran --julukan Persija-- mendapatkan trofi Liga 1 2018.
Henk Wullems
Henk Wullems, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Belanda meninggal pada 18 Agustus 2020. Ia meninggal dunia karena sakit di usia 84 tahun.
Wullems menginjakan kakinya di Indonesia pertama kali pada 1995. Lelaki kelahiran 21 Januari 1936 itu menerima tawaran menjadi juru taktik Mastrans Bandung Raya.
Pada musim pertamanya melatih Bandung Raya, Wullems sukses mempersembahkan gelar Liga Indonesia 1995/1996. Satu tahun berselang, ia ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Wullems menangani Timnas Indonesia pada periode 1996-1998. Di bawah asuhannya, skuat Garuda --julukan Timnas Indonesia-- meraih medali perak di SEA Games 1997.
Di tahun 1999, Wullems direkrut menjadi pelatih PSM Makassar dan sukses membawanya menjadi kampiun Liga Indonesia 1999/2000. Ia juga tercatat pernah menukangi Persikota Tangerang dan sempat menjadi caretaker di Arema Malang serta PSM.
Sofyan Hadi
Nama Sofyan Hadi terkenal sebagai pemain sekaligus pelatih sukses bagi Persija Jakarta. Ia meninggal dunia pada 11 Maret 2020.
Saat masih aktif bermain, Sofyan Hadi memberikan tiga gelar bagi Macan Kemayoran --julukan Persija-- pada 1973, 1975, dan 1979.
Keberhasilan Sofyan lanjut kala menukangi tim kesayangan Jakmania ini pada 2001. Ia berhasil membawa Bambang Pamungkas dan kawan-kawan menjuarai Liga Indonesia pada musim itu.
Selain sukses sebagai pemain dan pelatih Persija, Sofyan Hadi juga termasuk ke dalam skuat timnas Indonesia Pra-olimpiade 1976.
Satia Bagdja
Mantan pelatih Timnas Putri Indonesia Satia Bagdja meninggal dunia pada 3 Agustus 2020. Satia Bagdja Itjatna meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Bekasi, Jawa Barat, pada hari Senin sekitar pukul 20.45 WIB karena sakit.
Selama berkarier Satia memiliki kedekatan dengan pelatih Madura United Rahmad Darmawan. Satia kerap kali mendampingi sosok yang akrab disapa RD itu dalam menukangi klub.
Satia pernah diajak RD menjadi asisten pelatih saat membesut timnas Indonesia, Persija Jakarta, bahkan T-Team di Malaysia. Satia adalah pelatih Timnas Indonesia pada Asian Games dan Piala AFF Wanita 2018.
Tag
Berita Terkait
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20
-
Dapat Gaji Besar di Super League, Pemain Keturunan Rela Alami Kemunduran Karier
-
Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
Alasan Persija Rekrut Mauro Zijlstra Demi Masa Depan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia
-
Pantang Ciut, Newcastle United Pastikan Tampil Menyerang di Kandang Manchester City
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta
-
Bukan ke Arab Saudi, Lionel Messi Dirumorkan Hijrah ke Negeri 1.000 Masjid
-
Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, Satu Negara Pesaing Resmi Mundur
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20