- Pernyataan sindiran Alejandro Garnacho kepada Manchester United berbalik menjadi ejekan fans setelah Chelsea tersingkir.
- Chelsea gagal ke final Carabao Cup 2025/2026 setelah kalah 0-1 dari Arsenal di semifinal leg kedua.
- Legenda Arsenal, Paul Merson, mengkritik Chelsea karena dinilai tampil tanpa keberanian berarti saat melawan Arsenal.
Suara.com - Alejandro Garnacho menjadi sasaran ejekan fans Manchester United setelah komentar bernada sindiran kepada mantan klubnya justru jadi boomerang.
Chelsea dipastikan tersingkir dari Carabao Cup 2025/2026 usai kalah dari Arsenal dengan agregat 2-4 di semifinal.
Chelsea menyerah 0-1 di leg kedua di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, lewat gol telat Kai Havertz pada masa injury time. Kekalahan itu memupus harapan The Blues untuk membalikkan defisit 2-3 dari leg pertama.
Menjelang laga penentuan, Garnacho sempat melontarkan pernyataan yang menyinggung mantan klubnya, Manchester United.
“Semua orang tahu betapa sulitnya bermain di sana. Jika Manchester United bisa menang di Emirates, kami juga bisa melakukannya,” ujar Garnacho dilansir dari Dailymail.
Namun, ucapan itu tak terbukti di lapangan. Garnacho yang memulai laga dari bangku cadangan baru masuk di babak kedua dan gagal memberi dampak signifikan bagi Chelsea.
Tak lama setelah peluit akhir, fans Manchester United ramai-ramai mengejek winger asal Argentina tersebut di media sosial.
Bahkan sebelum pertandingan dimulai, sejumlah pendukung sudah mempertanyakan komentar Garnacho yang dianggap terlalu percaya diri.
Kekalahan Chelsea juga memicu kritik keras dari legenda Arsenal, Paul Merson. Ia menilai The Blues tampil tanpa keberanian di laga sepenting semifinal.
Baca Juga: Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
“Saya benar-benar tidak percaya dengan apa yang saya tonton. Ini Chelsea, bukan tim papan bawah. Mereka tersingkir tanpa perlawanan,” kata Merson di Sky Sports.
Chelsea hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga, meski sempat unggul dalam statistik xG sebelum gol Havertz mematikan peluang mereka.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Epstein Files: Bos Chelsea Todd Boehly Diajak Ketemuan, Abramovich Mau Beli Rumah Rp4 Triliun
-
Arsenal Tembus Final Carabao Cup, Mikel Arteta Siap Berpesta di Stadion Wembley
-
Salah Strategi Liam Rosenior, Main Terbuka Lawan Arsenal Malah Gagal ke Final Carabao Cup
-
Tundukkan Chelsea, Ini 5 Fakta Menarik di Balik Lolosnya Arsenal ke Final Carabao Cup
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz
-
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina
-
Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer
-
Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu
-
Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912
-
7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam
-
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar
-
IHSG Masih Nyaman di Level 6.300 Pagi Ini, PTRO Bisa Dilirik
-
Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara
-
Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel