Suara.com - Sudah lebih dari sembilan bulan lamanya kompetisi top-flight Indonesia, Liga 1 tak berjalan karena pandemi COVID-19. Situasi ini membuat kapten Barito Putera, Rizky Pora, curhat mengenai kondisinya.
Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator menjadwalkan kompetisi Liga 1 2020 --yang kini bernama Liga 1 2020-2021-- restart pada Oktober lalu.
Namun, hal tersebut tak bisa terlaksana lantaran Polri tidak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus Corona di Tanah Air.
Alhasil setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya PSSI dan PT LIB memutuskan kompetisi kembali bergulir Februari 2021. Namun, itu juga belum pasti karena Polri hingga detik ini belum memberikan restu.
Tentu, ketidakjelasan ini membuat klub-klub belum mau mengumpulkan para pemain mereka untuk berlatih. Meski demikian, pemain tetap diharuskan berlatih dari kediaman masing-masing oleh klub.
Barito Putera misalnya, yang sudah beberapa bulan terakhir ini menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.
Namun, Rizky Pora selaku kapten tim merasa tidak bagus hanya berlatih saja tanpa ada kepastian apakah Liga 1 benar-benar dilanjut atau tidak. Baginya, percuma jika pemain terus berlatih, namun kejelasan kelanjutan kompetisi masih terus abu-abu.
"Kendala tidak ada, cuma sekarang aktivitas dibatasi. Rutinitas latihan juga jadi berkurang sejak kompetisi dihentikan. Jadi, otomatis susah juga buat kita, para pemain," kata Rizky Pora dalam rilis klub, Selasa (29/12/2020).
"Sayang, ketika fisik sudah dibentuk lalu tidak ada kejelasan kompetisi. Memang takutnya itu drop lagi. Tapi, untungnya tim pelatih terus memberikan program latihan mandiri," pungkas winger kawakan berusia 31 tahun itu.
Baca Juga: Lama Tak Berlatih Bersama, Djanur Ungkap Kondisi Skuat Barito Putera
Berita Terkait
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21