Suara.com - Everton gagal melanjutkan tren positif mereka di ajang Liga Inggris. Dalam laga terbaru, The Toffees secara mengejutkan kalah dari tim tamu West Ham United dengan skor 0-1.
Duel Everton vs West Ham digelar di Goodison Park, Sabtu (2/1/2021) dini hari WIB. Gol tunggal West Ham dicetak oleh Tomas Soucek hanya empat menit jelang laga bubaran
Berawal dari tembakannya sendiri yang dimentahkan oleh kiper James Pickford, bola muntah dikirim kembali ke dalam kotak penalti oleh Aaron Cresswell dan Soucek membelokkannya dengan kaki kanan untuk mencetak gol ke gawang tuan rumah.
Kekalahan ini membuat Everton memutus rentetan tren positif di Liga Inggris. Padahal sebelumnya pasukan Carlo Ancelotti itu sukses mengalahkan tim-tim besar, seperti Arsenal, Leicester City, hingga Chelsea.
Everton sempat hampir membuka keunggulan di pengujung babak pertama dalam situasi sepak pojok, tetapi tembakan Bernard masih bisa ditepis oleh kiper Darren Randolph.
Sebaliknya, peluang bagus pertama West Ham baru muncul 10 menit memasuki babak kedua tetapi umpan silang Declan Rice gagal diselesaikan sempurna oleh Sebastien Haller di area tiang jauh.
Setelah unggul, West Ham hampir mengunci kemenangan lebih awal tetapi Michail Antonio gagal menaklukkan bek Yerry Mina dalam situasi satu lawan satu dan bola liar yang disambar Manuel Lanzini masih melambung di atas mistar gawang.
Kendati demikian, West Ham tetap mampu menjaga skor 1-0 hingga bubaran, menghasilkan kemenangan perdana David Moyes di markas Everton, klub yang pernah ditanganinya pada 2002-2013 itu.
Walau menang, West Ham tak beranjak dari posisi ke-10 klasemen dengan koleksi 26 poin. Sedangkan Everton (29) terancam terlempar dari empat besar tergantung hasil laga-laga lain, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.
Baca Juga: Kalahkan Aston Villa, Man United Samai Poin Liverpool di Puncak
Kedua tim selanjutnya akan tampil lebih dulu di putaran ketiga Piala FA, ketika Everton menjamu tim kasta kedua Rotherham United pada Sabtu (9/1), sedangkan West Ham melawat ke markas tim strata kelima Stocport County tiga hari kemudian.
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan