Suara.com - Manajer Manchester City Josep Guardiola menyerukan agar jumlah klub yang mengikuti Liga Premier dan Liga Sepak Bola Inggris dikurangi untuk meningkatkan kualitas kompetisi di tengah berkembangnya pembicaraan tentang Liga Super Eropa.
Wacana digelarnya Liga Super Eropa terus menghangat dalam beberapa tahun terakhir.
Kompetisi ini akan diikuti oleh klub-klub kaya Eropa dan berpotensi menjadi alternatif kompetisi Eropa yang sudah lebih dulu mapan, yakni Liga Champions.
Surat kabar Times melaporkan telah melihat proposal untuk Liga Super Eropa, yang berencana untuk menggelar kompetisi dengan 15 anggota pendiri dan lima klub lain yang memenuhi syarat setiap tahun.
Proposal itu menjelaskan bahwa 20 klub peserta akan dibagi menjadi dua grup dan bermain antara 18 hingga 23 pertandingan Eropa dalam satu musim.
Namun, Guardiola menolak untuk membahasnya dan mengatakan pentingnya untuk memperkuat liga domestik.
"Saya merasa kami tidak bisa kehilangan arti dari liga lokal - apa artinya bermain di Piala FA ... apa artinya bermain di liga," kata manajer asal Spanyol itu menjelang pertandingan Piala FA lawan tim divisi empat Cheltenham Town, Minggu (24/1/2021), yang dikutip Antara dari Reuters.
"Apa yang harus kami lakukan adalah membuat setiap liga di Eropa lebih kuat dari sebelumnya, lebih sedikit tim, kejuaraan lebih baik, Liga Satu lebih baik, Liga Dua lebih baik, Liga Premier Inggris lebih baik dengan tim lebih sedikit di setiap kompetisi."
"Lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas," tambahnya.
Baca Juga: Cedera Otot, De Bruyne Diperkirakan Absen Hingga Enam Pekan
"Anda harus membuat Liga Premier Inggris super ... untuk itu Anda harus mengurangi tim. Namun, kami tidak bisa membunuh divisi yang lebih rendah atau Liga Premier Inggris."
"Itu adalah sesuatu yang sangat penting."
"Ini bukan tentang manfaat lain, ini tentang betapa pentingnya memiliki liga sendiri untuk setiap negara."
Badan sepak bola dunia FIFA sebelumnya menegaskan akan memberikan hukuman bagi klub atau pemain yang berpartisipasi di Liga Super Eropa.
FIFA memperingatkan bahwa pemain dan klub yang berlaga di ajang tersebut tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi di semua kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton
-
Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran
-
6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka
-
IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak
-
Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga
-
Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui
-
Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang
-
Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival
-
Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa
-
Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak