Suara.com - Mason Mount menjadi kapten Chelsea untuk pertama kalinya saat The Blues berhasil mengalahkan Luton Town dengan skor 3-1 di putaran keempat Piala FA pada Minggu (24/1/2021).
Terpilihnya Mason Mount memimpin Chelsea membuatnya jadi kapten termuda untuk klub setelah John Terry. Usai pertandingan itu Mount pun akhirnya mengucapkan rasa bangganya bisa menjadi kapten yang sudah dibelanya sejak umur 6 tahun.
Melalui postingan di akun media sosial Twitternya, Mount menyampaikan rasa senangnya tersebut. Dia juga mengunggah foto masa kecilnya saat pertama gabung ke Chelsea.
Foto Mason Mount kecil tersebut terlihat sungguh menggemaskan. Sebab. jersey Chelsea yang dipakai Mount kecil tersebut terlihat masih kedodoran.
"Menjadi kapten yang sudah saya bela sejak umur 6 tahun, tidak ada kata-kata yang bisa mendeskribsikan emosi dan kebanggaan saya," tulis Mount.
Sementara itu, dalam laga ini Chelsea sukses menang 3-1 berkat hattrick yang dicatatkan oleh Tammy Abraham. Sedangkan Luton Town hanya bisa membalas satiu gol lewat Jordan Clark.
Kendati Chelsea sukses melumat Luton Town, hal itu tak bisa menyelamatkan Frank Lampard dari pekerjaannya. Nyatanya, setelah itu Lampard malah dipecat oleh manajemen Chelsea dari jabatannya sebagai manajer tim.
Hal itu tidak mengejutkan karena Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard memang bermain tidak konsisten. Saat ini Chelsea terpuruk di posisi ke-9 klasemen Premier League dengan koleksi 29 poin dari 19 pertandingan yang sudah dijalani.
Baca Juga: Punya Pelatih Baru, Timnas Wanita Indonesia akan Gelar TC di Markas PSG
Berita Terkait
-
Frank Lampard Dipecat, Pemain Buangan Chelsea Ini Bikin Kontroversi
-
Dipecat dari Chelsea, Frank Lampard Tulis Kekecewaanya di Medsos
-
Profil Frank Lampard, dari Pemain hingga Didepak dari Kursi Pelatih Chelsea
-
Berat Hati Pecat Frank Lampard, Roman Abramovich: Dia Tetap Legenda Chelsea
-
5 Fakta Karier Kepelatihan Frank Lampard, Minim Pengalaman!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis