Suara.com - Manajer Bhayangkara Solo FC, I Nyoman Yogi Herman memastikan bahwa Saddil Ramdani jadi bergabung dengan tim asal Malaysia, Sabah FC.
Sebelumnya, berhembus kabar The Guardian --julukan Bhayangkara Solo FC-- mengurungkan niatnya melepas Saddil ke Sabah FC. Ini setelah tim disebut-sebut ingin memperpanjang kontrak sang pemain.
"Saddil Ramdani jadi kok bergabung dengan Sabah FC,” kata manajer I Nyoman Yogi Hermawan, saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp Jumat (4/2/2021).
Nyoman Yogi menyebut memang sebelumnya Saddil mengutarakan ingin bertahan bersama Bhayangkara Solo FC. Namun, eks pemain Persela Lamongan itu kembali membuat keputusan menerima pinangan Sabah FC.
"Jadi, beberapa waktu lalu, Saddil Ramdani sempat berkeinginan untuk bertahan di Bhayangkara Solo FC," jelasnya.
"Namun, akhirnya, Saddil Ramdani baru saja menetapkan pilihannya untuk pindah ke Sabah FC.”
Sebelum ada kabar Bhayangkara Solo FC batal melepas Sadddil, Pelatih Sabah FC Kurniawan Dwi Yulianto menyebut kedua belah pihak sudah sepakat satu sama lain. Bahkan, Sabah FC menerima kompensasi yang diminta Bhayangkara jika ingin meminang Saddil.
Padahal, Sabah FC bisa saja mendapatkan Saddil cuma-cuma. Pasalnya, kontrak sang pemain akan habis bersama Bhayangkara pada akhir Februari 2021.
Namun, Kurniawan menyebut butuh tanda tangan Saddil secepatnya. Ini karena bursa transfer di Malaysia akan segera ditutup.
Baca Juga: Bhayangkara Dikabarkan Batal Lepas Saddil ke Sabah FC, Ini Kata Kurniawan
"Kami menghargai keinginan Saddil Ramdani untuk berkarier di luar negeri. Semoga ia mampu menunjukkan prestasi di Sabah FC," pungkasnya.
Jika benar telah resmi, Saddil akan berhapan dengan pemain Indonesia lainnya yang saat ini juga main Malaysia yakni Ryuji Utomo. Persija Jakarta selaku klub Ryuji meminjamkannya ke Penang FC.
Berita Terkait
-
Tak Ambil Pusing Bali United Ditekuk Sabah FC, Johnny Jansen Fokus Lawan Persib
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi
-
Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan