Suara.com - Arsenal gagal memetik kemenangan di leg pertama babak 32 besar Liga Europa. Menghadapi Benfica di Stadio Olimpico, Roma, tim besutan Mikel Arteta harus puas bermain imbang 1-1.
Dalam laga yang digelar Jumat (19/2/2021), Arsenal bahkan tertinggal lebih dulu di menit 55. Benfica memimpin lewat gol Pizzi dari titik penalti.
Beruntung bagi The Gunners, Bukayo Saka berhasil menyelamatkan mereka dari kekalahan lewat golnya di menit 57.
Usai pertandingan, Arteta mengaku frustrasi dengan performa anak-anak asuhnya. Arsenal memang berhasil mendominasi penguasaan bola, akan tetapi manajer asal Spanyol itu menilai lini depan timnya kurang kejam di kotak penalti lawan.
"Kami seharusnya mendapatkan lebih banyak dari permainan dari jumlah peluang yang kami ciptakan dan dominasi yang kami tunjukkan dalam permainan."
"Kami seharusnya berada dalam posisi yang jauh lebih baik, kami belum cukup kejam di kotak lawan dan kemudian kami memberi mereka gol dengan aksi mengarah ke sepak pojok dan kemudian handball."
Bermain imbang 1-1 di leg pertama, Arsenal masih punya peluang untuk menyingkirkan Benfica dan merebut tiket babak 16 besar di leg kedua.
Di leg kedua yang akan digelar pekan depan, Arsenal akan bertindak sebagai tuan rumah di laga yang akan digelar di Yunani.
Arteta tidak menampik jika pertandingan leg kedua akan sangat sulit. Karena mereka wajib menang, sedangkan Benfica hanya membutuhkan hasil 0-0 untuk lolos.
Baca Juga: Debut Mengesankan Amad Diallo di Man United, Gocek 3 Pemain Lawan
"Ya, sangat sulit untuk melihat seperti apa pertandingan 'kandang' ini nantinya," kata Arteta.
"Kami akan bermain di Yunani tanpa kerumunan dan semuanya akan menjadi sedikit aneh tapi kami akan pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan," pungkasnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Berita Terkait
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!