Suara.com - Latihan berat yang diberikan oleh Pelatih Shin Tae-yong membuat enam pemain Timnas Indonesia U-23 mengalami cedera. Namun, tidak disebutkan identitas pemain yang mengalami cedera.
Timnas Indonesia U-23 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Jakarta sejak 8 Februari 2021. Pemusatan latihan tersebut diikuti oleh 36 pemain.
"Cedera yang dialami tidak terlalu parah. Ada enam pemain yang cedera saat ini," kata Shin Tae-yong dikutip dari kanal YouTube PSSI, Kamis (25/2/2021).
"Dalam 2-3 hari mereka sudah bisa berlatih lagi. Mereka tidak terbiasa dengan latihan berat jadi otot mereka kaget," ia menambahkan.
Shin Tae-yong menjelaskan latihan yang diberikan cukup berat. Evan Dimas dan kawan-kawan kadang berlatih tiga kali dalam sehari.
Fisik menjadi fokus utama dalam pemusatan latihan ini. Juru taktik asal Korea Selatan itu ingin mengembalikan kondisi fisik pemain seperti semula ketika ada kompetisi.
"Memang kita fokus pada fisik. Terlihat ada peningkatan kondisi fisik anak-anak. Apalagi kadang kita latihan tiga kali; pagi, sore, malam," jelasnya.
"Sebagian pemain ada yang belum terbiasa. Tapi, ada kemauan dari para pemain untuk melawan rasa lelah mereka. Jadi perkembangan cukup bagus hari ke hari," pungkasnya.
TC Timnas Indonesia U-23 ini disiapkan untuk menghadapi SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, November mendatang.
Baca Juga: Kemenangan Real Madrid di Bergamo Sisakan Masalah Baru untuk Zidane
Di SEA Games 2021, Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong ditargetkan medali emas. Prestasi yang terakhir kali diukir tim sepak bola putra Indonesia pada SEA Games 1991.
Dijadwalkan pemusatan latihan akan berakhir pada 5 Maret 2021. Ada dua laga uji coba yang akan dilakoni Timnas Indonesia, yakni melawan Bhayangkara Solo FC (3 Maret) dan Bali United (5 Maret).
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik