Suara.com - Duel Atletico vs Real Madrid di laga derby, Senin (8/3/2021), menyisakan kontroversi. Merasa kehilangan kesempatan besar untuk memenangi pertandingan, sang juara bertahan La Liga tidak puas.
Ketidakpuasan Real Madrid yang menjadi sorotan adalah soal keputusan wasit Alejandro Hernandez Hernandez yang tidak memberikan penalti kepada Real Madrid menyusul handball Felipe Luis di kotak terlarang.
Bahkan setelah menyaksikan rekaman insiden handball tersebut melalui layar VAR di pinggir lapangan, Hernandez tetap mempertahankan keputusannya dan melanjutkan pertandingan.
Emilio Butragueno, direktur hubungan kelembagaan Real Madrid, mengkritik keputusan tersebut, dan penggemar Real Madrid juga ribut di media sosial terkait kontroversi itu.
"Kami tidak beruntung dengan Hernandez Hernandez ... lagi-lagi," kata Butragueno menanggapi hasil pertandingan.
Pihak Atletico akhirnya angkat bicara. Lewat akun Twitter resminya, klub yang bermarkas di Madrid itu yakin keputusan wasit sudah tepat karena handball tersebut tidak disengaja.
Bahkan, Atletico memberikan pernyataan menohok dengan menyebut Real Madrid sudah terbiasa diuntungkan dengan keputusan wasit.
"Mereka (Real Madrid) bahkan mengkritik keputusan yang benar ..." tweet Atletico pada Senin (8/3/2021) sore waktu Spanyol.
"Wajar, mereka terbiasa diuntungkan."
Baca Juga: Jadwal Liga Champions: Barcelona Butuh Keajaiban, Juventus Bidik Satu Gol
Juan Andujar Oliver, wasit senior, sebelumnya dikabarkan mendukung keputusan Alejandro Hernandez Hernandez. Dilaporkan Marca, Oliver menilai keputusan Hernandez tidak memberikan hadiah penalti kepada Real Madrid adalah tepat.
Derby Madrid yang berlangsung di Estadio Wanda Metropolitano itu sendiri berakhir imbang dengan skor 1-1.
Atletico unggul lebih dulu di menit 15 lewat gol Luis Suarez. Madrid baru berhasil menyeimbangkan papan skor di menit 88 lewat gol yang dicetak oleh Karim Benzema, usai menerima sodoran bola dari Casemiro.
Berbagi satu poin, Atletico masih kokoh di puncak klasemen sementara La Liga dengan 59 poin. Sementara bagi Real Madrid yang mengantongi 54 poin tertahan di posisi tiga dan gagal menyingkirkan Barcelona (56 poin) dari posisi kedua.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500
-
Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu