Suara.com - Tottenham Hotspur jadi pecundang dalam Derby London Utara di pekan ke-28 Liga Inggris 2020/2021. Bertandang ke Emirates Stadium markas sang rival sekota sekaligus musuh bebuyutan, Arsenal pada Minggu (14/3/2021) malam WIB, Tottenham keok 1-2.
Manajer Tottenham, Jose Mourinho pun menuding wasit Michael Oliver sebagai biang keladi kekalahan timnya dalam derby kali ini.
Pelatih kawakan asal Portugal itu jengkel dengan keputusan sang pengadil yang memberi penalti pada Arsenal. Menurutnya, Oliver serta petugas VAR telah melakukan kesalahan fatal.
Tottenham sendiri sejatinya unggul lebih dahulu di Emirates berkat gol cantik tendangan rabona Erik Lamela pada menit ke-33.
Namun, Arsenal kemudian melakoni comeback untuk mengamankan kemenangan. Diawali gol Martin Odegaard (44’), Arsenal berbalik unggul pada menit ke-64 lewat gol penalti Alexandre Lacazette.
Penalti ini sendiri cukup kontroversial. Bek Tottenham, Davinson Sanchez awalnya memang terlihat menerjang kaki Lacazette di kotak terlarang.
Namun saat diamati lebih lanjut dari tayangan ulang, terlihat Lacazette lebih dulu gagal menembak bola sebelum diterjang Sanchez.
Dalam pandangan Mourinho, Arsenal tidak layak mendapatkan penalti. Ia langsung menuding Oliver dan petugas VAR Paul Tierney sebagai penentu jalannya pertandingan, sebagaimana Tottenham kalah 1-2 dan kian tercecer dalam persaingan empat besar Liga Inggris 2020/2021.
"Wasit membuat kesalahan ketika laga mulai berjalan intens dan mencapai puncaknya. VAR lantas mengonfirmasi keputusan yang salah dari wasit. Sungguh keputusan aneh yang sulit diterima," ketus Mourinho disadur dari BBC, Senin (15/3/2021).
Baca Juga: Manchester United Kurang Klinis Lawan West Ham, Solskjaer Tetap Puas
Mourinho mengakui jika Arsenal memang lebih baik dari timnya secara keseluruhan, terutama di babak pertama. Namun, The Special One merasa jika Tottenham tak pantas kalah.
Saat The Lilywhites --julukan Tottenham-- mulai mendapat momentum, hadiah penalti yang 'aneh' untuk Arsenal itu lantas mengacaukan segalanya.
"Sejujurnya babak pertama menjadi milik Arsenal. Babak kedua, milik Michael Oliver dan Paul Tierney (VAR). Mereka menentukan pertandingan!" kecam eks pelatih Manchester United itu tanpa tedeng aling-aling.
Wajah ketus Mourinho di pinggir lapangan sendiri kian terlihat setelah Lamela diusir wasit pasca menerima kartu kuning kedua pada menit ke-76.
Meski kalah jumlah pemain, Tottenham sejatinya punya setidaknya tiga peluang bagus di sisa waktu pertandingan untuk menyamakan skor.
Sayangnya, ketiga peluang itu gagal membuahkan gol. Tottenham takluk 1-2 di kandang sang tetangga.
Berita Terkait
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
-
BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab