Suara.com - Liverpool akan menghadapi Real Madrid di babak perempat final Liga Champions. Manajer Liverpool Jurgen Klopp pun antusias menghadapi Madrid dengan keinginan untuk membalas kekalahan mereka.
Hasil drawing yang digelar di markas UEFA di Nyon, Jumat (19/3/2021) petang WIB mempertemukan Liverpool dengan Madrid. Ini merupakan ulangan final di Kiev pada musim 2017-2018 yang dimenangi Los Blancos dengan skor 3-1.
Itu menandai kemenangan ketiga Real Madrid berturut-turut di Liga Champions dan yang ke-13 secara keseluruhan, dengan Zinedine Zidane meninggalkan jabatannya setelah kemenangan.
Bagi Liverpool, hasil undian bertemu Real Madrid di perempat final membuat mereka memiliki kesempatan untuk balas dendam. Jurgen Klopp pun bergairah dengan hasil undian tersebut.
Bahkan, manajer asal Jerman tersebut mengaku sangat menantikan pertandingan ini. "Ini mengasyikkan, mengasyikkan," kata Klopp di situs resmi Liverpool.
"Ini jelas hasil undian yang sulit tetapi saya baik-baik saja dengan itu karena jika Anda melihat semua tim lain, Anda berpikir, 'oh my god', karena mereka semua kuat dan semua memiliki kualitas, itu jelas."
"Saya sangat menantikan pertandingan ini. Hanya dua tahun yang lalu kami menghadapi mereka dan itu adalah malam yang sulit bagi kami, jadi mendapatkan kesempatan untuk memainkannya lagi itu keren," ujarnya.
Sementara karena pembatasan perjalanan virus Corona, masih belum jelas di mana leg pertama akan dimainkan, meskipun demikian pertandingan kedua akan diadakan di Anfield.
"Saya tahu ini babak yang berbeda dan kami tidak tahu di mana kami akan bermain dan hal-hal seperti ini, tapi tidak apa-apa. Jika itu akan menjadi Budapest, itu baik-baik saja. Kami baik-baik saja dengan itu," ujarnya.
Baca Juga: Man City Hadapi Dortmund di Perempat Final, Begini Komentar Guardiola
"Pertandingan kandang mungkin mudah-mudahan di Anfield, itu akan bagus juga.
Jadi, tidak, tidak ada hal buruk untuk dikatakan - sebenarnya tidak ada hal buruk untuk dikatakan, itu keren," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Jose Mourinho Kembali ke Bernabeu, Mbappe Langsung Bicara Trofi: Dia Tahu Cara Menang
-
Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung