Suara.com - Laga sengit antara PSM Makassar vs Persija di leg pertama babak semifinal Piala Menpora 2021 tersaji di Stadion Maguwoharjo, Kamis (15/4/2021) malam WIB, berakhir imbang.
Dalam laga yang dipimpin wasit Tohari itu, 12 kartu kuning dan satu kartu merah keluar dari kantong sang pengadil. Kartu merah diberikan kepada eks pemain Juventus milik Persija, Marco Motta.
Meski demikian, baik Persija maupun PSM masih sama-sama berpeluang merebut tiket final di leg kedua yang akan digelar pada 18 April 2021.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan sudah berjalan keras sejak dimulai. Ini terbukti pertandingan baru berjalan empat menit, empat buah kartu kuning sudah dikeluarkan oleh wasit.
Persija lebih banyak menekan di menit-menit awal pertandingan ini. Namun, PSM juga tampil terbuka sehingga juga suka membahayakan gawang Persija. Akan tetapi skor 0-0 masih bertahan hingga menit ke-10.
Pertandingan keras masih diperlihatkan oleh kedua kesebelasan. Benturan-benturan masih sering terjadi yang membut wasit meniup peluit tanda adanya pelanggaran.
Sampai dengan menit ke-20 skor pertandingan masih 0-0. Persija dan PSM masih sama-sama silih berganti melakukan serangan, meski belum ada peluang berbahaya.
Persija masih kesulitan menembus lini bertahan PSM Makassar. Hasim Kipuw dan kawan-kawan sangat rapat mengawal lini bertahan Juku Eja.
Baca Juga: Target PSG: Neymar dan Mbappe Teken Kontrak Baru Sebelum 28 April
PSM sangat membahayakan lewat serangan balik. Hampir saja mereka membuka keunggulan pada menit 28 jika tendangan Saldy tidak ditepis oleh Andritany Ardhiyasa.
Selepas cooling break, Persija digempur oleh PSM. Beruntung Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan masih mampu menahan skor masih 0-0.
Di menit ke-40 Persija Jakarta hampir mencetak gol. Otavio Dutra yang meninggalkan posny terlalu jauh melepaskan umpan terobosan yang mengejutkan.
Sayang, Osvaldo Haay gagal membuat peluang tersebut menjadi sebuah gol. Tidak ada gol hingga turun minum, skor 0-0 masih bertahan.
Di babak kedua pelatih Persija, Sudirman, memasukan Riko Simanjuntak dengan harapan bisa menambah daya gedor.
Pertandingan berlangsung ketat hingga menit ke-60. Persija dan PSM Makassar masih saling berusaha membongkar pertahanan.
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi