Suara.com - Diusirnya bek Persija, Marco Motta setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah masih menjadi misteri. Kejadian itu terjadi di menit ke-84 saat laga Persija vs PSM Makassar di semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwharjo, Sleman, Kamia (15/4/2021).
Tidak ada yang melihat apa yang dilakukan pemain asal Italia itu sampai harus diusir wasit. Hal ini membuat Pelatih Persija, Sudirman bertanya-tanya karena hal ini sangat merugikan.
Namun, Sudirman yakin hal tersebut pasti ada penyebabnya. Oleh karena itu, mantan pemain Timnas Indonesia ini akan menanyakannya kepada eks penggawa AS Roma dan Juventus itu.
"Ya sangat disayangkan ya pada saat kita dalam pertandingan yang tensinya tinggi, pada saat kita membutuhkan satu peluang untuk bisa menciptakan gol, Kita dapat kartu merah," kata Sudirman usai pertandingan.
"Saya pikir kartu merah itu pasti tentunya ada sebabnya ya, saya nggaak tahu sebabnya apa. Mungkin dengan kata-kata atau dengan gerak tubuh, itu saya belum menanyakan ke Marco Motta," jelasnya.
Sudirman menjelaskan pertandingan yang berakhir 0-0 itu memang berjalan dengan tensi tinggi. Wasit banyak mengeluarkan kartu kuning selama 90 menit pertandingan berjalan.
Sudirman berharap di pertemuan selanjutnya Marko Simic dan kawan-kawan bisa lebih tenang. Ini supaya tidak merugikan tim di partai-partai selanjutnya.
"Tapi yang penting pertandingan tadi tensi tinggi, saya harap pemain saya pada leg kedua nanti jangan sampe bisa mendapatkan kartu merah lagi," jelas Sudirman.
"Karena sangat disayangkan pada saat kita menekan, butuh pemain yang semuanya lengkap, Kita kehilangan pemain," pungkasnya.
Baca Juga: Semifinal Piala Menpora 2021: Prediksi PSS Sleman Vs Persib Bandung
Adapun leg kedua akan digelar pada Minggu (18/4/2021). Venue pertandingan akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo.
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Masjid Al-Alawi Banjarmlati, Sokoguru Penjaga Jejak Arsitektur Jawa Kediri
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan
-
Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Waspada Kabut Asap, Padang Hujan Disertai Petir
-
5 Fakta Aturan Kuota Internet Dilarang Hangus, Operator Wajib Sediakan Refund
-
Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma
-
Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri
-
Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan
-
5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa
-
Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat
-
ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta