Suara.com - Rans Cilegon FC dibuat tak berdaya saat menghadapi Persita Tangerang di laga uji coba, Sabtu (1/5/2021) malam. Klub yang baru saja diakuisisi oleh artis kondang Raffi Ahmad itu kalah telak 0-2.
Laga Rans Cilegon FC VS Persita berlangsung tiga babak. Pada babak pertama Persita unggul 1-0, babak kedua 1-0, sementara babak ketiga 0-0.
Kekalahan yang didapat Rans Cilegon tentu membuat kecewa. Mengingat mereka baru saja mendatangkan pemain jebolan timnas, seperti Cristian Gonzales dan Syamsir Alam.
Soal kekalahan tersebut, Hamka Hamzah selaku manajer dan kapten tim angkat bicara. Menurutnya, hasil tersebut wajar didapat karena timnya baru saja menggelar latihan.
''Karena dia habis Menpora (Piala Menpora) latihan," kata Hamka Hamzah seperti dikutip dari Youtube Rans Entertainment yang diunggah Minggu (2/5/2021).
"Kami baru latihan 7 hari. Tapi itu bukan suatu alasan, itu pembelajaran,'' tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, Hamka Hamzah berjanji akan tampil lebih baik lagi. Pihaknya akan latihan, terlebih untuk meningkatkan stamina pemain.
''Ke depan tinggal kita fokuskan, tadi masih ada yang kurang fokus. Kalau sudah fokus fisik belum (Fisik perlu digenjot lagi)," ujar mantan pemain Persita tersebut.
Sementara itu, Rans Cilegon FC dijadwalkan masih akan melakoni beberapa laga uji coba sebagai persiapan Liga 2 2021. Rencananya tim besutan Bambang Nurdiansyah itu akan melawan klub Liga 2 lainnya, yakni Sriwijaya FC usai Lebaran.
Baca Juga: Rans Cilegon FC Kalah Lawan Mantan Klub Kaptennya, Ini Jawaban Hamka Hamzah
Berita Terkait
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
-
Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
-
Muhammad Toha Beri Salam Perpisahan ke Persita Tangerang
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik