Suara.com - Manajer Chelsea Thomas Tuchel terus menyinggung soal performa timnya dalam bertahan pasca menyingkirkan Real Madrid di semifinal Liga Champions, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB.
Duel Chelsea vs Madrid dalam leg kedua di Stamford Bridge, London itu berakhir dengan senyuman bagi kubu The Blues. Mereka menang 2-0 dan berhak lolos ke final dengan keunggulan agregat 3-1.
Dalam pertandingan ini, Chelsea kalah dominan dalam hal pemnguasaan bola dari Real Madrid. Namun, pertahanan solid membuat gawang Edouard Mendy aman, dan mereka justru bisa mencuri dua gol lewat skema serangan balik.
"Di babak kedua kami memiliki struktur yang lebih baik untuk bertahan dan itu adalah kinerja yang fantastis," kata Thomas Tuchel kepada BT Sport dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (6/5/2021).
Menurut Tuchel, pertahanan yang baik adalah kunci saat menghadapi tim sekelas Real Madrid, yang disebutnya bisa menghukum lawan-lawannya apabila lengah sedikit saja.
Karena itu dia sangat senang saat Thiago Silva dan kawan-kawan mampu meredam serangan-serangan Real Madrid dan membuat Los Blancos seakan mati kutu untuk menciptakan peluang bersih.
"[Anda bisa kebobolan] setiap saat dalam pertandingan sepak bola tapi melawan Madrid itu selalu berbahaya. Mereka bisa mengubah ketiadaan jadi gol, jadi Anda harus selalu waspada," kata Tuchel.
"Bisa mempertahankan hal itu, bahkan jika Anda memiliki peluang besar yang Anda lewatkan dan Anda lewatkan lagi, untuk tidak pernah kehilangan konsentrasi, fokus, dan energi positif di lapangan - itu adalah kinerja yang luar biasa dan memang pantas didapat."
Merujuk laman resmi UEFA, Chelsea tercatat cuma memegang 36 persen penguasaan bola. Namun mereka sukses membuat Los Blancos mati kutu.
Pasukan Thomas Tuchel pun menang dengan skor 2-0 berkat gol-gol yuang dicetak Timo Werner (28') dan Mason Mount (85') yang keduanya lahir dari skema serangan balik.
Di partai final, Chelsea sudah ditunggu sesama wakil Inggris, Manchester City, yang lolos untuk pertama kalinya ke babak pamungkas Liga Champions usai mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan agregat 4-1.
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Perang Anglo-Saxon vs Viking: Ujian Mental Juara Inggris Era Tuchel
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh