Suara.com - Semen Padang Football Club (SPFC) mengumumkan telah resmi mengontrak pemain tengah Manda Cingi guna menghadapi kompetisi Liga 2 2021 yang akan digelar pada pertengahan Juli nanti.
Manajer Semen Padang FC Effendi Syahputra, mengatakan langkah memulangkan kembali Manda Cingi karena menurut tim pelatih dan manajemen pemain ini sosok yang komplit dan berkualitas sebagai pemain tengah yang dibutuhkan tim.
Selain itu, pemain bernomor punggung 19 ini dinilai sosok yang memiliki dedikasi tinggi untuk tim.
“Kita menarik kembali Manda, karena dia sudah paham dengan filosofi sepakbola Kabau Sirah. Selain itu, untuk saat ini di posisinya juga kita perlu seorang dirigen permainan yang berkualitas,” kata dia seperti dimuat Antara.
Dirinya meyakini Manda Cingi jatuh hati untuk main di Padang karena memiliki loyalitas untuk klub ini. "Kami yakin dia akan memberikan 110 persen dari kemampuannya, insyaallah.” kata dia.
Sementara itu Manda Cingi mengatakan alasan saya balik ke SPFC karena sudah terlanjur cinta sama tim "Kabau Sirah".
"Walaupun baru dua tahun saya bermain di sini, tapi banyak yang membuat saya terkesan. Salah satunya kita pernah mencatatkan sejarah bersama pada tahun 2018, kita berjuang bersama dengan rasa memiliki dan kekeluargaan, akhirnya lolos ke kasta tertinggi,” kata dia.
Ia mengatakan target dan tujuan kembali membawa balik tim ini kembali ke habitatnya yaitu ke Liga 1.
"Kita akan berjuang bersama-sama kembali untuk mencapai tujuan itu,” katanya.
Baca Juga: Semen Padang Kontrak 25 Pemain untuk Arungi Liga 2 Musim Ini
Alasan lain yang membuat dirinya langsung menerima tawaran manajemen adalah faktor keluarga.
Dia mengaku banyak tim Liga 1 dan Liga 2 tertarik dan menyatakan minatnya merekrutnya namun dia lebih memilih membela tim kampung halaman istrinya.
“Kalau boleh saya jujur, kembalinya saya di tahun ini ke Padang itu juga karena faktor istri, ibu dan mertua saya. Banyak tawaran dari liga 1 dan 2, tapi istri saya bilang dia gak akan mengijinkan saya ke klub selain SPFC tahun ini,” kata dia.
Sebelumnya Manajemen Semen Padang FC (SPFC) mengatakan merekrut 25 pemain dalam menghadapi Liga 2 dan akan merilis ke publik secara resmi.
Berita Terkait
-
BRI Super League: Persebaya Menang Tipis, Isyaratkan Target Tiap Laga
-
Irsyad Maulana Tetap Bersyukur Meski Semen Padang Gagal Raih Poin Sempurna
-
Tekad Semen Padang Teruskan Tren Positif, Ini Komentar Eduardo Almeida
-
BRI Super League: Dewa United Terpeleset, Semen Padang FC Beri Kejutan!
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Semen Padang FC vs Dewa United, Malut United vs Bali United
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla