Suara.com - Pemain Timnas Indonesia selalu mendapatkan pengawasan ketat dalam hal pola makan selama training camp (TC) di Dubai, Uni Emirab Arab (UEA). Pola konsumsi sehat sudah diatur sedemikian rupa agar kondisi fisik pemain bisa selalu tetap sehat dan bugar.
Tentunya, pemilihan makanan sehat perlu diberikan kepada para pemain untuk mendukung aktivitas selama pemusatan latihan. Apalagi, Evan Dimas dan kawan-kawan dituntut meningkatkan fisik.
Agar fisik meningkat, latihan berat pun terus diberikan kepada Pasukan Merah Putih. Untuk mendukung aktivitas itu, asupan makanan sehat wajib dikonsumsi para pemain.
"Pola makan harus dijaga agar pemain terus dalam kondisi bugar dan fit. Dengan menu latihan yang bervariasi pemain harus tahu apa saja yang harus dimakan dengan pengawasan dari kami, dan juga staf pelatih lain,” kata Shin Tae-yong dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
“Misalnya, asupan karbohidrat, protein, sayuran dan lain-lain perlu dijaga. Untuk makanan, menu wajib sayur, daging, ikan, salad, buah, susu, dan roti. Semua saya cek termasuk saat pemain mengambil takaran porsi makanan," jelasnya.
Shin Tae-yong betul-betul menjaga para pemain dari makanan tak sehat. Shin Tae-yong pun pernah memergoki ada pemain yang mengkonsumsi makanan tak sehat.
“Apa yang saya lakukan kepada pemain itu mengingatkan, mendidiknya, bahwa untuk meningkatkan fisik, dibutuhkan konsumsi makanan yang benar," jelasnya.
"Jadi, karena dia mengkonsumsi makanannya tidak benar, dan tidak tepat waktunya, maka saya tegur sedikit. Harus makan high protein, agar bisa meningkatkan kondisi fisik mereka," pungkasnya.
Adapun keberadaan Timnas Indonesia di Dubai untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni 2021
Baca Juga: Gabung TC Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Jalani Latihan Ringan
Sebelum itu ada dua laga uji tanding melawan Afghanistan (25/5/2021) dan Oman empat hari setelahnya. TC di Dubai ini skuat Garuda berkekuatan 28 pemain. Saat ini hanya satu pemain yang belum datang, yaitu Elkan Bagott.
Berita Terkait
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
-
Siapa Jean Mota? Gelandang Incaran Persija yang Pernah Main Bareng Messi dan Suarez
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
-
Maaf, Pintu Tertutup untuk Ragnar Oratmangoen
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda