Suara.com - Witan Sulaeman yang sudah bergabung di dalam training camp (TC) Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (20/5/2021) pagi waktu setempat, dan langsung ikut berlatih pada sore harinya.
Namun, karena masih proses adatasi pemain FK Radnik Surdulica, Serbia, itu belum melahap seluruh materi latihan. Cuaca yang panas menjadi kendala tersendiri bagi pemain berusia 19 tahun tersebut.
"Saya baru latihan ringan saja. Mungkin seperti Asnawi kemarin, saya yang baru datang pagi, masih berusaha untuk bisa menyesuaikan diri dari kondisi cuaca di sini yang cenderung panas," kata Witan Sulaeman dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.
Menurut informasi, suhu di Dubai, UEA bisa mencapai 40 derajat celsius dari pagi hingga siang. Suhu menurun di sore hari menjadi sekitar 37 derajat celsius.
Bahkan malam hari pun tidak juga bisa dibilang sejuk, karena suhu malam hari rata-rata di angka 32 derajat celsius.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun mengakui bahwa cuaca jadi hambatan bagi anak asuhannya. Namun, juru racik asal Korea Selatan itu yakin Evan Dimas dan kawan-kawan bisa beradaptasi dengan baik.
"Perlu waktu dan proses untuk bisa beradaptasi. Pemain saya mayoritas datang dari daerah tropis yang suhunya sedang, atau bahkan dingin dengan empat musim," ujar Shin Tae-yong.
"Saya yakin mereka bisa mengatasi hal ini dalam waktu dekat," pungkas mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Selain TC, Timnas Indonesia juga akan melakoni tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Dubai. Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni 2021.
Baca Juga: Prediksi Eibar Vs Barcelona: Head to Head, Susunan Pemain, Peluang dan Skor
Sebelum itu, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga uji tanding melawan Afghanistan (25/5/2021) dan Oman pada 29 Mei.
Dari 28 pemain yang dipanggil untuk mengikuti TC di Dubai, hanya satu yang belum hadir. Pemain tersebut adalah Elkan Baggott.
Berita Terkait
-
Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner
-
Ter Stegen Geser Maarten Paes sebagai Kiper Nomor 1, Fans Ajax Kasih Reaksi Mengejutkan
-
India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang
-
Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah