Suara.com - Juventus telah mengumumkan bahwa pemain sayap, Douglas Costa akan kembali mantan klubnya Gremio sebagai pemain pinjaman.
Pemain berusia 30 tahun itu, yang menghabiskan musim 2020/21 dipinjamkan ke Bayern Munich setelah tersisih di Turin, berhasil merampungkan proses kepindahan ke klub tempat ia memulai kariernya.
Kepindahan ini sekaligus mengakhiri petualangannya di kompetisi Eropa. Karier Costa sendiri terbilang sukses setelah meraih tiga gelar liga di tiga negara berbeda dan bermain memperkuat Selecao di Piala Dunia 2018 di Rusia.
“Douglas Costa resmi merapat ke Gremio dengan status pinjaman bebas dari Juventus," tulis Juventus melalui laman resminya seperti dimuat Antara, Sabtu (22/5/2021).
“Pemain asal Brazil itu, yang merapat ke Juventus pada 2017 dan menghabiskan musim ini dengan dipinjamkan ke Bayern Muenchen, akan mengenakan jersey klub asal Porto Alegre itu sampai 30 Juni 2022.”
Juve adalah klub pertama yang mengonfirmasi transfer ini dan tak lama kemudian Gremio mengumumkan kepulangan Costa.
Klub Brazil itu menyatakan bahwa bila Juventus tidak memperbarui kontrak Costa di akhir 2021, maka sang pemain bakal merapat ke Gremio secara cuma-cuma pada Desember 2023.
Costa diyakini akan tetap bertahan di Gremio melewati periode masa pinjamannya, mengingat kontraknya dengan Juventus bakal berakhir di waktu yang sama.
Ia mengalami beberapa tahun yang sulit sejak Piala Dunia, dengan tersisih di Juventus sebelum kesulitan untuk mendapatkan waktu bermain reguler di klub lamanya Bayern, yang ia perkuat dengan kontrak jangka pendek.
Baca Juga: Jadwal Liga Italia Pekan 38: Milan, Napoli dan Juventus Bidik Finis 4 Besar
Klub arahan Hansi Flick itu tidak tertarik untuk menawarinya kontrak jangka panjang, dan sebagai gantinya membuka jalan baginya untuk bergabung kembali dengan Gremio.
Pada musim ini, Costa hanya mengemas satu gol dan tiga assists dari 22 penampilannya untuk Bayern di semua kompetisi.
Berita Terkait
-
Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi
-
Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam
-
Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat
-
Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi
-
Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi
-
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat